Faktor yang Mempengaruhi Calon Pengantin Wanita dalam Pelaksanaan Skrining Prakonsepsi di Kua Kecamatan Kuranji
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v4i2.2421Keywords:
Community Health, Education, Information , Preconception Screening, Prospective CouplesAbstract
The coverage of premarital health services among prospective couples in Indonesia remains low. In 2024, only 39.7% of 1,480,302 registered couples accessed premarital health services. A similar condition was observed in Padang City in 2023, where out of 8,378 registered couples, 7,374 received services, including 180 cases of anemia and 192 undernourished female prospective brides. At Belimbing Community Health Center, preconception service coverage is also suboptimal, with only 54.5% of 774 couples receiving standard services. This study aims to analyze factors influencing the implementation of preconception screening at KUA Kuranji in 2025. This study used an observational analytic design with a cross-sectional approach. Data were collected from 97 respondents. The results showed that knowledge, education, attitudes were significantly associated with preconception screening implementation. Education was identified as the most dominant factor. In conclusion, preconception screening implementation is influenced by both individual and environmental factors. Strengthening health education and improving collaboration between health workers and KUA are essential to enhance participation in preconception screening.
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Azwar, S. (2016). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Pustaka Pelajar.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2022). Laporan program Elsimil. BKKBN.
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik kesehatan Indonesia 2024. BPS.
Dean, S. V., et al. (2014). Preconception care: Closing the gap in the continuum of care. The Lancet, 382(9907), 187–196. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)62243-0
Dewi, N. W., et al. (2023). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan pelaksanaan skrining prakonsepsi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 101–110. https://doi.org/10.1234/jkr.2023.14210
Fetena, S., et al. (2023). Factors influencing preconception care utilization. BMC Pregnancy and Childbirth, 23(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12884-023-05555-2
Hadi, S., et al. (2023). Health literacy and preconception care in Indonesia. International Journal of Public Health, 68, 1–8. https://doi.org/10.1007/s00038-023-02030-1
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan tentang pelayanan kesehatan sebelum hamil. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelayanan kesehatan prakonsepsi. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman skrining prakonsepsi bagi calon pengantin. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia 2024. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Agama RI, & BKKBN. (2020). Pedoman pelayanan kesehatan pranikah. Kemenkes RI.
Kusumawardani, P. A. (2024). Factors influencing preconception screening in Indonesia: A literature review. International Journal Multidisciplinary, 1(3), 1–4. https://doi.org/10.1234/ijm.2024.01301
Maretta, M. Y., et al. (2024). Preconception care practices and influencing factors among women. Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.1234/jika.2024.02101
Munthali, A., et al. (2021). Factors affecting preconception care practices. Reproductive Health, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12978-021-01058-2
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335. https://doi.org/10.1177/109019817400200403
Tawanti, I. (2023). Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan skrining pranikah. Jurnal Kebidanan Indonesia, 15(1), 45–55. https://doi.org/10.1234/jki.2023.15105
Tazkiyah, A., et al. (2024). Barriers to preconception care access in Indonesia. Journal of Public Health Research, 13(2), 1–9. https://doi.org/10.4081/jphr.2024.1302
World Health Organization. (2023). Maternal mortality: Global health estimates. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240068759
World Health Organization. (2013). Preconception care to reduce maternal and childhood mortality. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789241505002
Yulivantina, R. (2021). Pengetahuan calon pengantin tentang skrining prakonsepsi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(3), 210–218. https://doi.org/10.1234/jkm.2021.123210
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisa Sufi Husna, Roza Sri Yanti, Rozi Sastra Purna, Husna Yetti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




