Kajian Komparatif Kadar Metabolit Sekunder Saponin pada Anggur Laut (Caulerpa racemosa) : Analisis Variasi Konsentrasi Etanol dengan Metode Spektrofotometri
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v4i1.2370Keywords:
70% Ethanol, 96% Ethanol, Caulerpa Racemosa, Saponin, UV-Vis SpectrophotometryAbstract
Sea grapes (Caulerpa racemosa) are green algae that contain secondary metabolites, including saponins, which have potential as bioactive compounds. This study aimed to determine the saponin content in 70% and 96% ethanol extracts and to analyze the differences in saponin levels between the two solvents using the UV-Vis spectrophotometric method.This research was an experimental laboratory study involving sample preparation, extraction by maceration using 70% and 96% ethanol, qualitative saponin testing, and quantitative determination of saponin levels using the vanillin–sulfuric acid method. Measurements were carried out at a maximum wavelength of 495 nm using a standard calibration curve with concentrations of 20–100 ppm.The results showed that the saponin content in the 70% ethanol extract was 954.06 ± 11.0 mg QE/g, while in the 96% ethanol extract it was 938.06 ± 8.9 mg QE/g. Statistical analysis using an independent t-test indicated no significant difference between the two extracts (p > 0.05).In conclusion, both 70% and 96% ethanol solvents are capable of extracting saponins from Caulerpa racemosa, but there is no significant difference in the saponin content obtained.
References
Alamsyah, A., Sari, R., & Iskandar, S. (2022). Potensi saponin dalam Caulerpa racemosa sebagai agen antimikroba dan antiinflamasi. Jurnal Bioteknologi Laut, 15(3), 45–53.
Astika, A., Ilhamdy, A. F., & Putri, R. M. S. (2022). Karakterisasi beberapa rumput laut dari perairan Natuna sebagai sediaan kosmetik. Marinade.
Dewi, R., Yuliani, S., & Putra, H. (2022). Phytochemical screening and antioxidant activity of green algae (Caulerpa racemosa). Indonesian Journal of Natural Products, 9(1), 11–19. https://doi.org/10.25077/ijnp.9.1.11-19.2022
Diharmi, A., Edison, E., Ilza, M., & Dahlia, D. (2024). Aktivitas antioksidan, total fenolik, flavonoid, dan saponin anggur laut (Caulerpa lentillifera) diekstrak dengan pelarut berbeda polaritas. Agrointek.
Diharmi, A., Susiloningrum, D., Putri, A. F., Rangkuti, R., Arief, M., Lestari, D., Rahayu, S., Sanjaya, R., Sari, D., Rahmawati, N., Lestari, E., Pelu, A., & Putri, R. (2024). Antioxidant activity and phytochemical profile of Caulerpa species. Marine Drugs .
Fitriana, N., Handayani, T., & Raharjo, B. (2021). Biological activities of saponin compounds from marine sources. Journal of Applied Marine Science, 8(3), 125–133. https://doi.org/10.24843/jams.2021.v08.i03.p05
Halim, A., & Sari, R. P. (2022). Potensi saponin dalam alga Caulerpa racemosa untuk aplikasi farmasi. Jurnal Bioteknologi Laut, 15(3), 12–21.
Lestari, W. N., & Rahayu, S. (2024). Validasi metode spektrofotometri UV-Vis untuk analisis total saponin ekstrak etanol biji pepaya. Jurnal Farmasi Dan Sains Terapan, 9(2), 101–109.
Mokoginta, T. A., Yudistira, A., & Mpila, D. A. (2021). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol rumput laut Caulerpa racemosa dari Pulau Mantehage Sulawesi Utara. Pharmacon.
Novia, D., Herlina, & Yanuarto, T. (2024). Penetapan kadar flavonoid dan aktivitas antibakteri ekstrak etanol anggur laut (Caulerpa racemosa) dari Pantai Air Lengkap Kabupaten Kaur. PUCUK: Jurnal Ilmu Tanaman, 4(2), 70–79. https://doi.org/10.55689/pucuk.v4i2.384
Pelu, A. D., Lihi, M., & Wokas, M. N. I. (2022). Uji aktivitas antifungi ekstrak anggur laut (Caulerpa sp.) asal Pulau Geser Kabupaten Seram Bagian Timur terhadap fungi Candida albicans. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 2(2), 153–163. https://doi.org/10.55606/jikki.v2i2.1177
Putri, D. K., Idiawati, N., & Sofiana, M. S. J. (2022). Phytochemical content and SPF of seaweed extracts including Caulerpa spp. Indonesian Journal of Pure and Applied Chemistry.
Putri, P. A., Chatri, M., Advinda, L., & Violita, V. (2023). Karakteristik senyawa saponin sekunder pada tumbuhan. Serambi Biologi, 8(2), 162–169.
Rachmawati, R., Yusriadi, & Rahmawati, D. (2020). Pengaruh konsentrasi etanol terhadap ekstraksi senyawa metabolit sekunder. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2), 123–130.
Rahayu, S. T., Sari, R. Y., Mahayasih, P., & Utami, T. P. (2023). Penentuan SPF dan antioksidan ekstrak alga hijau (Ulva reticulata Forsskal) dengan spektrofotometer UV-Vis. Archives of Pharmaceutical Science Indonesia.
Rahmawati, A., & Lestari, N. (2022). Profil Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Simplisia Daun Pegagan (Centella asiatica). Jurnal Kimia Riset, 11(1), 45–54.
Sanjaya, Y. A. (2023). Potensi senyawa bioaktif antioksidan dan komposisi kimia rumput laut hijau Caulerpa racemosa segar, semi-kering, dan kering. In Repository Universitas Brawijaya.
Santoso, S., Putra, P., & Wulandari, H. (2023). Aktivitas antikanker saponin dari makroalga Caulerpa racemosa sebagai bahan alam. Jurnal Farmasi Indonesia, 21(2), 78–84.
Sari, D., & Wulandari, R. (2021). Kajian Metode Ekstraksi dan Aktivitas Biologis Senyawa Alam Indonesia. Jurnal Farmasi Indonesia, 15(2), 145–156.
Sarwendah, A. S., Lindawati, N. Y., Tinggi, S., & Kesehatan, I. (2024). The effect of extraction time variation on the total saponin. 9(2), 147–157. https://doi.org/10.26874/kjif.v9i2.695
Susiloningrum, D., Handayani, Y., & Nafi’ah, L. N. (2025). Analysis of secondary metabolite compounds of seaweed extract. MEDFARM: Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 14(1), 45–52.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayummi Halimah Dhyani, Dwi Kurnia Putri, Tri Danang Kurniawan, Rose Intan Perma Sari, Oky Hermansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




