PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI DENGAN MODALITAS INFRA RED, ELECTRICAL STIMULASI, MASSAGE DAN MIRROR EXCERCISSE PADA BELL’S PALSY SINISTRA
DOI:
https://doi.org/10.55606/jufdikes.v8i1.2075Keywords:
Bells Palsy, Infra Red, Electrical Stimulasi, Massage, Mirror ExcercisseAbstract
Bell’s Palsy merupakan kelemahan otot ekspresi wajah yang bersifat akut yang disebabkan oleh kelumpuhan saraf fasialis dengan penyebab yang belum diketahui. Bell’s Palsy umumnya mengenai setengah wajah, walaupun pada kasus yang jarang dapat melibatkan kedua belahan wajah. Penyebab berupa paparan angin dingin di salah satu sisi wajah secara terus menerus, ada juga yang menyatakan hal itu disebabkan oleh virus herpes yang menetap di tubuh dan teraktivasi kembali karena trauma, faktor lingkungan, stress dan lainnya. Modalitas berupa Infra Red, Electrical Stimulasi, Massage dan Mirror Exercise dapat meningkatkan kemampuan fungsional wajah seperti mengerutkan dahi, menutup mata, dan tersenyum, dan adanya peningkatan kekuatan otot wajah Hasil : Setelah pemberian intervensi sebanyak empat kali dengan Infra Red, Electrical Stimulasi, Massage, dan Mirror Excercisse pada Bells Palsy Sinistra ini. Di dapatkan hasil berupa penurunan spasme, peningkatan kekuatan otot, serta peningkatan kemampuan fungsional pada wajah sisi dextra.
References
1. Mujaddidah N. Tinjauan Anatomi Klinik dan Manajemen Bell’s Palsy. Qanun Med - Med J Fac Med Muhammadiyah Surabaya. 2017 Jul 28;1.
2. Karya tulis ilmiah . Penatalaksaan fisioterapi pada kondisi Bells palsy Dextra di RSAL Dr Ramelan Surabaya. 2016;
3. Shui S et al. Far-infrared therapy for cardiovascular, autoimmune, and other chronic health problems: A systematic review’, Experimental Biology and Medicine, 240(10), pp. 1257–1265. doi: 10.1177/1535370215573391. 2015;
4. Latuamury R, Yuliati A, Firmansyah LA, Malang UM, Kunci K, Bell’s Palsy :, et al. Pengaruh
Electrical Stimulation Dan Mirror Theraphy Exercise Pada Kasus Bells Palsy. J Ilm Multi Disiplin Indones. 2023;2(9):1882
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













