PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA LOW BACK PAIN e.c ISCHIALGIA SINISTRA DENGAN MODALITAS MICROWAVE DIATHERMY (MWD), TRANSCUTANEUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION (TENS), DAN WILLIAM FLEXION EXERCISE
DOI:
https://doi.org/10.55606/jufdikes.v8i1.2034Keywords:
Ischialgia , Microwave Diathermy, Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation dan William Flexion Exercise.Abstract
Ischialgia merupakan masalah nyeri punggung bawah menjalar yang timbul akibat perangsangan serabut-serabut sensorik yang berasal dari radiks posterior lumbal 4 sampai sakral 3 dan ini dapat terjadi pada setiap bagian nerfosis isodikus (L4-S3) sebelum sampai pada permukaan belakang tungkai yang mengandung reseptor nosiseptif (nyeri), yang terangsang oleh berbagai stimulus lokal seperti mekanis thermal dan kimiawi stimulus ini akan direspon dengan pengeluaran berbagai mediator inflamasi yang akan menimbulkan persepsi nyeri. Peran fisioterapi pada kasus ini antara lain untuk mengurangi adanya nyeri punggung, meningkatan keterbatasan lingkup gerak sendi trunk, meningkatan kekuatan otot dan mengurangi spasme pada otot yang bersangkutan. Terapi yang diberikan untuk menyelasaikan masalah tersebut yaitu dengan dengan menggunakan Microwave Diathermy (MWD), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan William Flexion Exercise. Penelitian ini bersifat studi kasus, mengangkat kasus pasien dan mengumpulkan data melalui proses fisioterapi. Modalitas yang diberikan adalah Microwave Diathemy (MWD), Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan William Flexion Exercise. Hasil penelitian ini menunjukkan penatalaksanaan fisioterapi menggunakan Microwave Diathermy (MWD), Transcutaneus Nerve Stimulation (TENS) dan William Flexion Exercise pada gerakan trunk ini, telah dilakukan sesuai dengan SOP yang didapatkan hasil berupa penurunan derajat nyeri, peningkatan lingkup gerak sendi, peningkatan kekuatan otot, penurunan spasme otot, serta peningkatan aktivitas fungsional. Kesimpulan penelitian ini adalah Microwave Diathermy, Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation dan William Flexion Exercise dapat menurunkan nyeri, meningkatkan lingkup gerak sendi, menurunkan spasme, meningkatkan kekuatan otot,dan meningkatkan aktivitas fungsional pasien. Keberhasilan terapi juga membutuhkan kerja sama antara pasien dan fisioterapis.
References
[1] Achmad A. Physical Therapy Special Test II. Makassar: Professional Physiotherapy Publishing; 20,k19.
[2] Aditya PE, Junelin P. Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus low back pain ischialgia di Poli Fisioterapi RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang; 2018.
[3] Aras RW. Pemeriksaan fisioterapi pada low back pain. Jogjakarta: Nuha Medika; 2015.
[4] Amin AA. Pengaruh Micro Wave Diathermy dan William Fleksi Exercise pada low back pain e.c spondylosis. Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi (JFR). 2017;1(2):29-31.
[5] Anderson M. Anatomi Fisiologi Manusia. Jakarta: PRIMA; 2018.
[6] Anikwe E, Tella BA, Aiyegsi, Chukwi SC. Influence of nerve flossing technique on acute sciatica and hip range of motion. Int J Med Biomed Res. 2015;4(2):91-99.
[7] Anne W, Allison G. Dasar-dasar Anatomi dan Fisiologi. Edisi ke-12. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2017.
[8] Asih, et al. Perbandingan informasi anatomi columna vertebrae cervical proyeksi right posterior oblique (RPO) dengan variasi penyudutan 15° sampai 20° cranially. Med Imaging Radiat Prot Res J. 2021;1(1):8–12.
[9] Bunga N. Penerapan William Flexion Exercise pada nyeri punggung bawah pada siswa SMA. Jurnal Abdimas Mutiara; 2020.
[10] Cahyati. Penatalaksanaan fisioterapi pada kondisi hernia nucleus pulposus (HNP) pada L5-S1 di RSUD Salatiga [KTI]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2015.
[11] Chotami. Penatalaksanaan fisioterapi dengan modalitas short wave diathermy (SWD), transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS), dan McKenzie exercise pada kasus low back pain et causa ischialgia [skripsi]. Gresik: Universitas Muhammadiyah Gresik; 2016.
[12] Citra F, Nahdliyyah IA. Penatalaksanaan fisioterapi pada kondisi varises vena tungkai bawah (VVTB). Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi. 2022;6(2):87–93.
[13] Davis EA. Low back pain. Clinical Reference Sysicn McKesson Health Solution; 2018.
[14] Donnally. Implementing a new physiotherapist-led primary care model for low back pain: a qualitative study of patient and primary care team perspectives. Jurnal Physiotherapy; 2019.
[15] Dydyk AM, Sapra A. Williams back exercises. StatPearls [Internet]. 2019 [cited 2025 Apr 16]. Available from: http://europepmc.org/books/NBK551558
[16] Eliyana L. Hubungan posisi kerja terhadap kejadian low back pain pada petani di Dusun Klerek Desa Turongrejo Kecamatan Junrejo [skripsi]. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang; 2017.
[17] Fibriani IA, Prasetyo EB. Penatalaksanaan fisioterapi pada kondisi low back pain et causa spondylosis lumbal dengan modalitas ultrasound, transcutaneous electrical nerve stimulation, dan william flexi exercise di RSUD Kraton Pekalongan. J Fisioterapi dan Rehabilitasi; 2018.
[18] Fransisko SJ, Anggiat L, Soeparman. Transcutaneous electrical nerve stimulation dan McKenzie exercise pada kondisi low back pain karena hernia nucleus pulposus. J Fisioterapi dan Rehabilitasi. 2019;4(2). doi:10.33660/jfrwhs.v4i2.113
[19] Frans. Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus low back pain et causa ischialgia nerve stimulation di RSUD Cililin. Journal of Physiotherapy Student; 2018.
[20] Harsono. Dasar Ilmu Penyakit Saraf. Edisi ke-4. Jakarta: Binarupa Aksara; 2015.
[21] Hasibuan R, Amri. Hubungan aktivitas mengangkat beban dengan keluhan low back pain pada pekerja gudang. Jurnal Endurance. 2020;5(1):133.
[22] Hayes W, Hall K. Agens Modalitas untuk Praktik Fisioterapi. Jakarta: Perpustakaan Nasional; 2016.
[23] Hidayat AA, Firmansyah D. Efektivitas William Flexion Exercise terhadap penurunan nyeri low back pain pada pekerja bagian penggilingan batu. Jurnal Kesehatan Poltekkes Tanjung Karang. 2020;9(1):1-7.
[24] Kaur J, Bhatia AS, Koley S, Kaur H. Comparative effectiveness of McKenzie exercises and William’s flexion exercises on patients with low back pain. Indian Journal of Physiotherapy and Occupational Therapy. 2015;5(3):74–78.
[25] Kisner C, Colby LA. Therapeutic Exercise: Foundation and Techniques. 6th ed. Philadelphia: F.A. Davis Company; 2015.
[26] Kuntz A, Patel K, Rheault W. Efficacy of the McKenzie and Williams exercise programs in patients with acute low back pain. Jurnal Fisioterapi Indonesia. 2018;1(1):40-45.
[27] Kristiyanti L. Pengaruh transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) terhadap penurunan nyeri punggung bawah. Jurnal Ilmu Kesehatan. 2019;13(2):45-51.
[28] Mutiara R, Lestari R. Terapi modalitas TENS dan William Flexion Exercise untuk mengurangi nyeri pada pasien low back pain. Jurnal Fisioterapi Nusantara. 2020;3(1):19-24.
[29] Ningsih SK, Sari DN. Pengaruh pemberian terapi William Flexion Exercise terhadap peningkatan fleksibilitas punggung bawah. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan. 2021;10(2):112-117.
[30] Nurfadilah. Penatalaksanaan fisioterapi pada low back pain dengan modalitas TENS dan William flexion exercise [skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2017.
[31] Nurhayati. Efektivitas William Flexion Exercise terhadap penurunan nyeri pada penderita low back pain. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2019;7(3):203-209.
[32] Octaviani S. Penatalaksanaan fisioterapi dengan pendekatan William Flexion Exercise pada low back pain. Jurnal Terapan Fisioterapi. 2020;2(2):55-60.
[33] Rahmah N. Pengaruh William Flexion Exercise terhadap kekuatan otot punggung pada pasien low back pain. Jurnal Kesehatan Sains. 2018;6(1):1-5.
[34] Restu. Penatalaksanaan fisioterapi dengan modalitas TENS dan William Flexion Exercise pada pasien low back pain e.c ischialgia [skripsi]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2016.
[35] Sari D. Analisis faktor risiko low back pain pada pekerja pabrik. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2020;11(2):157-163.
[36] Suharjana. Latihan dan Tes Pengukuran Kebugaran Jasmani. Yogyakarta: UNY Press; 2016.
[37] Sumantri A. Efektivitas pemberian terapi latihan William Flexion Exercise dalam mengurangi nyeri punggung bawah. Jurnal Fisioterapi Universitas Respati. 2017;4(1):1-8.
[38] Sudarto. Ilmu Bedah Saraf. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2016.
[39] Widagdo W, Yulianti L. Efektivitas terapi TENS dan MWD terhadap penurunan nyeri pada low back pain. Jurnal Fisioterapi Indonesia. 2017;5(2):70-75.
[40] Wulandari D, Syahrul, Rusdi M. Penatalaksanaan fisioterapi pada kondisi low back pain dengan metode William Flexion Exercise. Jurnal Terapan Fisioterapi Indonesia. 2020;4(1):1-6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













