Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kesehatan Reproduksi Remaja di Posyandu Remaja Desa Sumber Sari Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Toto Rejo Kabupaten Oku Timur Tahun 2023
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i1.970Keywords:
adolescents, reproductive health, adolescent posyanduAbstract
Introduction: Report Global School Health Survey (GSHS) shows that 3.3% of teenagers aged 15-19 years suffer from AIDS, only 9.9% of women and 10.6% of men aged 15-19 years have in-depth knowledge about HIV/AIDS and 0.7% of women and 4.5% of men have had premarital sex. Goal: KnowFactors Associated with Adolescent Reproductive Health in the Youth Posyandu, Sumber Sari Village, Toto Rejo Community Health Center Working Area, East Oku Regency. Method: The research design used isCross Sectional. The population in this study were 65 teenagers aged 10-19 years in Sumber Sari village. Sampling technique by means of accidental sampling namely as many as 65 teenagers. This research was conducted in May-June 2023. Data analysis techniques, namelyWho – Square. Results: research shows that there is a relationship between socio-economic factors (p=0.020) and biological factors (0.020) on adolescent reproductive health at the youth Posyandu in Sumber Sari village, working area of ??Toto Rejo Community Health Center, East Ogan Komering Ulu (OKU) Regency in 2023 and No relationshipCultural and environmental factors (0.588) and psychological factors (0.827) on adolescent reproductive health at the youth Posyandu in Sumber Sari village, working area of ??Toto Rejo Health Center, East OKU Regency in 2023.
References
Amanda. (2017). Ada 347 Pernikahan Anak di Bawah umur di Kabupaten Semarang Karena Seks Pranikah. https://jateng.tribunnews.com/2018/01/24/ada-347-pernikahan-anak-di-bawah-umur-di-kabupaten-semarang-karena-seks-pranikah.
Azwar, S. 2009. ”Sikap Manusia teori dan pengukurannya”. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset https://core.ac.uk/download/pdf/12345212.pdf, diakses pada tanggal 12 Juni 2020
Arifin. (2018). Jumlah Penderita HIV AIDS Di Jateng Duduki Peringkat Ke empat Nasional Setelah Papua. https://jateng.tribunnews.com/2018/11/22/jumlah-penderita-hiv-aids-di-jateng-duduki-peringkat-keempat-nasional-setelah-papua.
Ass. (2018). Sepanjang 2017, Kasus LGBT dan Seks Mengkhawatirkan. https://www.panjimas.com/news/2018/01/02/ipw-sepanjang-2017-kasus-lgbt-dan-seks-bebas-mengkhawatirkan/IPW: Sepanjang 2017, Kasus LGBT dan Seks Bebas Mengkhawatirkan.
Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional. (2013). Kurikulum Diklat Teknis Pengelolaan PIK Remaja/Mahasiswa Bagi Pengelola, Pendidik Sebaya dan Konselor Sebaya PIK Remaja/Mahasiswa. Jakarta.
BKKBN. (2019). Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program KKBPK Tahun 2018-Panduan Pewawancara. Jakarta:BKKBN
Dewi, A. C., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Surakarta, A. (2012). Hubungan antara tingkat pengetahuan ibu kesehatan reproduksi remaja, 9(2), 17–25. Retrieved from https://jurnal.stikes-aisyiyah.ac.id/index.php/gaster/article/view/36/33
Fahmi. (2017). Jumlah Remaja Penderita HIV/AIDS di Purbalingga Terus Meningkat. https://regional.kompas.com/read/2017/10/09/09333791/jumlah-remaja-penderita-hivaids-di-purbalingga-terus-meningkat.
Kartono, Kartini. (2011). Patologi Sosial. Jakarta : Rajawali Pres.
Minarni, M., Andayani, A., & Haryani, S. (2014). Bergas Kabupaten Semarang. Jurnal Keperawatan Anak, 2, 95–101. Retrieved from https://ppnijateng.org/wp-content/uploads/2017/01/Keperawatan-Anak_-place-VOL-2-no-2.35-41.pdf
Muflih. (2014). Engetahuan Kesehatan Reproduksi Berhubungan Dengan Kepercayaan Diri Remaja Untuk Menghindari Seks Bebas. Jurnal Keperawatan, 5(1),23–30.Retrieved from https://ejournal.umm.ac.id/index.php/keperawatan/article/¬view/¬¬1857.
Pawesti. (2011). Persepsi Guru SMA Kota Semarang Tentang Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja. Proseding,seminar Nasional Keperawatan PPNI, 36.
Supriati, E., & Fikawati, S. (2009). Efek Paparan Pornografi Pada Remaja Smp Negeri Kota Pontianak Tahun 2008 Effect of Pornography Exposure on Junior High School Teenagers of Pontianak in 2008. Makara. Sosial Humaniora, 13(1), 48–56. Retrieved from https://journal.ui.ac.id/index.php/humanities/article/¬viewFile/210/206
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




