Hubungan Antara Umur dengan Status Kesehatan Jemaah Haji Diy Tahun 1444h/2023m

Authors

  • Dian Damayanti STIKES Wira Husada Yogyakarta
  • Sri Herwiyanti STIKES Wira Husada Yogyakarta
  • Muryani Muryani STIKES Wira Husada Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.59680/ventilator.v4i2.2558

Keywords:

Age, Health Status, Hajj Pilgrims, Istithaah, Special Region of Yogyakarta

Abstract

The Hajj pilgrimage is a mandatory religious obligation for Muslims who are physically, mentally, and financially capable. As one of the world's largest annual mass gatherings, it presents significant public health challenges. In Indonesia, the waiting period for regular Hajj pilgrims ranges from 11 to 48 years, while in the Special Region of Yogyakarta reaches approximately 33 years, resulting in many pilgrims departing at an older age. This study aimed to examine the relationship between age and the health status of Hajj pilgrims in the Special Region of Yogyakarta during the 1444 H/2023 M pilgrimage season. An analytical descriptive study with a cross-sectional design was conducted using secondary data from 387 pilgrims selected through proportionate stratified random sampling from a population of 3,267 pilgrims. Data were analyzed using cross-tabulation and the chi-square test. The findings showed that 71.1% of respondents were aged 60 years or older, while 50.9% were female. Stage I health examination identified 74.7% of pilgrims as high risk. In Stage II, 60.2% met the health requirements (istithaah), 39.5% met the requirements with assistance, and 0.3% did not meet the requirements. Stage III examination showed that 97.2% of pilgrims were declared fit to fly. Statistical analysis indicated a significant relationship between age and health status in Stage I and Stage II examinations, whereas no significant relationship was found between age and Stage III health status.

References

Akbar, M. A. (2019). Buku Ajar Konsep-Konsep Dasar Dalam Keperawatan Komunitas. Deepublish. https://books.google.co.id/books?id=elW8DwAAQBAJ

Aminuzzab, A., & Anggraini, R. D. (2018). Bagaimana mengurangi mortalitas dan morbiditas jamaah haji selama menunaikan ibadah: mengubah mindset persyaratan kesehatan haji. Berita Kedokteran Masyarakat, 12. https://doi.org/10.22146/bkm.37646

Damanik, A. (2018, Mei 9). BEPERGIAN NAIK PESAWAT SAAT HAMIL. AMANKAH? rsd.sidoarjokab.go.id. https://rsd.sidoarjokab.go.id/pages/artikel/bepergian-naik-pesawat-saat-hamil-amankah

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh. (2019). Tuntunan Manasik Haji dan Umroh. Kementrian Agama RI Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh

Evadini, S., Nazir, A., & Pizaini, Y. (2018). Analisa Faktor Yang Mempengaruhi Kondisi Kesehatan Menggunakan Algoritma Frequent Pattern Growth. Applied Information System and Management (AISM), 1 (1). https://doi.org.10.15408/aism.v1i1.8646

Haji (2023, Juli 29). Di KBBI Online. https://id.wikipedia.org/wiki/Haji

Haji. (2023, Juli 30). Di Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Haji

Haji 2023 dalam Angka. (2023, November 30). indonesiabaik.id. https://indonesiabaik.id/infografis/haji-2023-dalam-angka

Hospitals, T. M. S. (2024, Januari 19). Apa itu Herpes? Mengenal Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya . siloamhospitals.com. https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-herpes

IATA (2020). Medical Manual Edition 12. www.iata.org/covid-19

Implementasi Transformasi Kesehatan (Haji). Diakses tanggal 20 Desember 2023, dari https://puskeshaji.kemkes.go.id/berita/2023/12/16/implementasi-transformasi-kesehatan-haji

Istiqomah, I. (2021). MENTAL MEMENUHI ISTITHAAH SELAMA DI ARAB SAUDI TAHUN HAJI 1440 H/2019 M. Diambil 13 November 2023, dari https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/64483

Kemenag. (2023). Basis Data Waiting List. https://haji.kemenag.go.id/v4/waiting-list

Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 405 Tahun 2022 Tentang Kuota Haji Indonesia Tahun Hijriah 1443/ 2022 Masehi.

Keputusan Menteri Agama Nomor 167 Tahun 2023 tentang Embarkasi dan Debarkasi Haji.

Keputusan Menteri Agama Nomor 189 Tahun 2023 tentang Kuota Haji Indonesia Tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta. PT Rineka

Novita, E., Indawan, B., Mariana, M., & Abriyanti, R. N. (2021). Asosiasi Risiko Penyakit Degeneratif dengan Kebugaran Calon Jemaah Haji Kota Palembang. Jurnal Biotek Medisiana Indonesia, 10(2), 97-108.

Nugroho, R. W., Hadisaputro, S., Samekto, W., Sugiri, S., & Lukmono, D. T. (2017). Berbagai Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Rawat Inap Jemaah Diabetes Melitus di Arab Saudi (Studi Kasus Kontrol di Embarkasi Adisumarmo). Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 2(2), 62-68. https://doi.org/10.14710/jekk.v2i2.3998

Papu, M. S. (2021, Mei 11). KEHAMILAN DALAM PENERBANGAN. kkpmakassar.com. https://kkpmakassar.com/news/detail/205

Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2016 Tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan Haji.

Pusat Kesehatan Haji. (2018). Petunjuk Teknis Pemeriksaan dan Pembinaan Kesehatan Haji (Petunjuk Teknis Permenkes Nomor 15 Tahun 2016). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Pusat Kesehatan Haji. (2020). Buku Petunjuk Teknis Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Dalam Operasional Kesehatan Haji, Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Rustika. (2020). Orasi Pengukuhan Profesor Riset Bidang Epidemiologi Dan Biostatistik Kolaborasi Pembinaan Pengendalian Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Jemaah Haji Dalam Mendukung Istitaah Kesehatan. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI

Sahrani, R., Mawarpury, M., & Nisa, H. (2021). Tinjauan Pandemi COVID-19 dalam Psikologi Perkembangan. Syiah Kuala University Press. https://books.google.co.id/books?id=QxoeEAAAQBAJ

Saidah, Hafnidar A.Rani, Mawardi. (2023). Determinan Faktor yang Berhubungan dengan Penyakit Tidak Menular pada Jemaah Haji Provinsi Aceh. SEHAT RAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2023) 99 – 108.

SE Menag No. 20002 Tahun 2020 tentang Pelimpahan Nomor Porsi Jemaah Haji.

SE Menkes No. HK. 02. 01/MENKES/33/2020 tentang Kategori Sakit Permanen Dalam Penyelenggaraan Kesehatan Haji.

SKB Menteri Agama dan Menteri Kesehatan No. 458 Tahun 2000 Tentang Calon Jemaah Haji Hamil

Sunarti, Sri (2019). Prinsip Dasar Kesehatan Lanjut Usia (Geriatri). Universitas Brawijaya Press, Malang.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Alfabeta, Bandung.

Undang Undang RI No.8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Wahjudi, P., & Putriana, M. F. (2014). Karakteristik Dan Status Kesehatan Jamaah Haji Kabupaten Banyuwangi Tahun 2012. IKESMA, 10.

Yusri, Y., Zulkarnain, M., & Sitorus, R. J. (2020). Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Calon Jemaah Haji Kota Palembang Tahun 2019. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 5(1), 57-68. https://doi.org/10.14710/jekk.v5i1.69

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Dian Damayanti, Sri Herwiyanti, & Muryani Muryani. (2026). Hubungan Antara Umur dengan Status Kesehatan Jemaah Haji Diy Tahun 1444h/2023m. Jurnal Ventilator, 4(2), 455–466. https://doi.org/10.59680/ventilator.v4i2.2558

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.