Pengaruh Penerapan Terapi Sosial Skill Training terhadap Kemampuan Berinteraksi pada Pasien Isolasi Sosial
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v3i3.2540Keywords:
Interaction Ability, Schizophrenia, Social Isolation, Social Skill Training, WithdrawalAbstract
Social isolation is a mental health issue where a person often pulls away and spends a lot of time by themselves. They may feel shy or uneasy when trying to talk to others because they think people are unkind or the environment is scary. People who feel lonely often stay away from others and like to be by themselves. This study aims to find out how social skills training therapy helps people who feel lonely improve their ability to interact with others. This study is experimental, and it's a type of pre-experimental study. It uses a single group and includes tests before and after the intervention. The pre-test results showed that every person who took it (100%) had interaction skills that were rated as poor. After the intervention, the results from the post-test showed that there was an improvement. Out of the 15 people who responded, 6 (which is 40%) were in the good category for interaction skills, and 9 (which is 60%) were in the poor category. The study shows that social skills training helps improve the social interaction abilities of patients who are socially isolated, but in terms of clinical outcomes, most participants still have poor levels of social skills. So, in taking care of people who are socially isolated, besides giving them medicine, it's also important to help them learn better social skills through training. This can make it easier for them to interaction.
References
Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jurnal Pendidikan Islam. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57
Damanik, R. K., Pardede, J. A., & Manalu, L. W. (2020). Terapi kognitif terhadap kemampuan interaksi pasien skizofrenia dengan isolasi sosial. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 11(2). https://doi.org/10.26751/jikk.v11i2.822
Daulay, W., Wahyuni, S. E., & Nasution, M. L. (2021). Kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa: Systematic review. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(1), 187–196. https://doi.org/10.26714/jkj.9.1.2021.187-196
Dewi, A. R., Daulima, N. H. C., & Wardani, I. Y. (2019). Managing family burden through combined family psychoeducation and care decision without pasung therapies. Enfermería Clínica, 29, 76–80. https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2019.04.012
Dinas Kesehatan Daerah Kepulauan Sangihe. (2024). Rekapitulasi laporan program kesehatan jiwa tahun 2022–2024.
Firmawati, Biahimo, N. U. I., & Adam, S. (2024). Efektivitas penerapan social skills training terhadap kemampuan berinteraksi pasien dengan isolasi sosial di Puskesmas Limboto. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.
Fitriyani Rumoga, Sabban, F., & Soumokil, Y. (2025). Efektivitas terapi social skill training pada pasien dengan isolasi sosial di ruang sub akut wanita RSKD Provinsi Maluku. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 3(1), 295–301. https://doi.org/10.55606/termometer.v3i1.4877
Intansari, F., Sari, S. P., Larasati, B. S., Wilantika, R., Sutinah, & Putra, T. A. (2024). Social skill training untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SMP. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu, 5(2). https://doi.org/10.30604/abdi.v5i2.1327
Kirana, S. A. C. (2018). Gambaran kemampuan interaksi sosial pasien isolasi sosial setelah pemberian social skills therapy di rumah sakit jiwa. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13.
Linda Ariska, S., Wirawan, I. A., Pratama, E. S., Pranata, S., Aisah, S., & Vranada, A. (2024). Social skill training for socially isolated patients: Concept analysis. Indonesian Journal of Global Health Research, 6.
Nababan, E. L., Gustina, E., & Af’idah, H. (2025). Asuhan keperawatan social skill training pada pasien isolasi sosial menarik diri di rumah sakit jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Medan. Jurnal Riset Ilmiah.
Right, B. A., Puspita, R. I., Anjani, M., Sholikhah, S., & Rokhman, A. (2024). Pengaruh social skill training terhadap kemampuan berkomunikasi pada pasien skizofrenia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 35684–35690.
Sarita, V., Novitayani, S., & R, D. F. (2024). Pendekatan social skills training pada pasien isolasi sosial: Studi kasus. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3.
Setiawan, A., Hasanah, U., & Inayati, A. (2024). Implementation of introduction methods in efforts to increase socialization ability in social isolation clients. Jurnal Cendekia Muda, 4(1).
Surahmat, R., Akhriansyah, M., Agustina, N., Amalia, A., & Arisandy, W. (2025). Pendampingan ODGJ dalam meningkatkan kesehatan jiwa melalui aktivitas terjadwal. Jurnal Abdimas Kesehatan, 7(2), 412–420. https://doi.org/10.36565/jak.v7i2.936
Surahmat, R., Akhriansyah, M., Amalia, & Hidayati, N. (2024). Kepatuhan, pengetahuan, sosial ekonomi dan dukungan keluarga pada ODGJ. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 7.
Vrigia Lumeohe, Katuuk, H., & Wahyuni, S. (2025). Pengetahuan tentang gangguan jiwa dengan kemampuan keluarga merawat ODGJ. Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 3(3), 10–19. https://doi.org/10.61132/vitamin.v3i3.1386
Wibawa Sakti, D., Yosep, I., & Maulana, I. (2023). Social skills training therapy to reduce symptoms of social isolation in schizophrenia patients: A case study. SENTRI, 2*(7). https://doi.org/10.55681/sentri.v2i7.1138
Yuswatiningsih, E., Milia, I., & Rahmawati, H. (2020). Terapi social skill training (SST) untuk klien isolasi sosial (1st ed.). STIKes Majapahit Mojokerto.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Helly M. Katuuk, Sri Wahyuni, Hudia Lawendatu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




