Self Care Management dan Kepatuhan Diet sebagai Mediator Pengaruh Diabetes Education (DIA EDU) terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v3i4.2535Keywords:
Diabetes Education, Diabetes Mellitus, Dietary Compliance, Quality Of Life, Self Care ManagementAbstract
Diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disease characterized by hyperglycemia that significantly impacts patients' quality of life. Effective management requires patient self-care and dietary compliance. This study aimed to analyze the role of self-care management and dietary compliance as mediators of the effect of the Diabetes Education (DIA-EDU) application on the quality of life of DM patients. This study employed a pre-experimental one group pretest-posttest design, involving 90 respondents (3 x 30) with DM at Manyaran Community Health Center, Semarang, selected through purposive and total sampling. Data were collected using the DSMQ, PDQ, and DQoL questionnaires. Interventions were delivered via the DIA-EDU application over seven days. Data analysis used the Wilcoxon Signed Rank Test and path analysis. The results showed that DIA-EDU significantly improved self-care management (p=0.000), dietary compliance (p=0.000), and quality of life (p=0.000). Path analysis revealed that self-care management and dietary compliance act as partial mediators in the relationship between DIA-EDU and quality of life. The DIA-EDU application is an effective non-pharmacological intervention to improve the quality of life of DM patients through improved self-care management and dietary compliance.
References
American Diabetes Association. (2023). Standards of care in diabetes—2023. Diabetes Care, 46(Suppl. 1), S10–S18. https://doi.org/10.2337/dc23-S001
Anjelika, F. C., Prabowo, D. Y. B., & Ryandini, F. R. (2025). Pengaruh diabetes education (DIA-EDU) terhadap kualitas hidup pasien diabetes melitus. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(3), 13007–13012.
Fajri, D., Prasetyo, H., & Lestari, W. (2024). Mobile application-based education and its effect on quality of life among type 2 diabetes patients. Indonesian Journal of Nursing and Midwifery, 32(1), 22–31.
Faridah, N., Sulistyowati, R., & Pranata, Y. (2020). Pengaruh model aplikasi control diabetes mellitus type 2 (CDMT2) terhadap kualitas hidup pasien DM tipe 2. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(1), 45–53.
Gusdiani, I., Sukarni, & Mita. (2020). Pengaruh penggunaan aplikasi reminder terhadap kepatuhan diet dan kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe II.
International Diabetes Federation. (2021). IDF diabetes atlas (10th ed.). International Diabetes Federation.
Juhaeni, T., & Ghozali, M. (2023). Pengaruh intervensi edukasi berbasis aplikasi ponsel pintar terhadap tingkat kualitas hidup penderita DM tipe 2. Jurnal Keperawatan Digital, 5(3), 67–75.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lestari, T. O., Prabowo, D. Y. B., & Riani, S. (2025). Pengaruh diabetes education (DIA-EDU) terhadap tingkat self-care management pada penderita diabetes melitus. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(3), 12395–12402.
Liu, Y., Wang, X., & Zhang, H. (2022). Mobile health application improves medication adherence in patients with type 2 diabetes: A randomized controlled trial. Diabetes Therapy, 13(5), 1243–1256. https://doi.org/10.1007/s13300-022-01162-0
Maharani, M. Y., Hariyati, R. T. S., & Sukawana, I. W. (2018). Mobile health application smartphone based dalam peningkatan self-management pasien diabetes melitus. Jurnal Gema Keperawatan.
Maryati, T., Prabowo, D. Y. B., & Riani, S. (2025). Pengaruh diabetes education (DIA-EDU) terhadap tingkat kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(3), 13654–13663.
Pal, K., Eastwood, S. V., Michie, S., Farmer, A., Barnard, M. L., Peacock, R., Wood, B., Edwards, P., & Murray, E. (2020). Computer-based diabetes self-management interventions for adults with type 2 diabetes mellitus. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2020(3), Article CD008776. https://doi.org/10.1002/14651858.CD008776.pub3
Rahmadani, D. F., & Jihad, N. K. A. (2023). Penerapan diabetes self-management education (DSME) terhadap peningkatan manajemen kesehatan mandiri pada pasien DM tipe 2. Ners Muda, 4(1), 30–38. https://doi.org/10.26714/nm.v4i1.12959
Simatupang, R., Tarihoran, D. M., Hutagalung, D. K., Silaban, N., & Cindy. (2020). Edukasi gizi bagi penderita diabetes melitus. Institute of Computer Science (IOCS).
Toar, J. M., Rooroh, V. G. X., & Pontoh, F. J. (2024). E-DSMES dalam meningkatkan manajemen perawatan diri penderita diabetes melitus di masa pandemi COVID-19. Jurnal Keperawatan, 12.
Wahyuni, S., Megasari, M., & Puspitarini, Y. (2019). Pengaruh pemanfaatan program SHIFA terhadap kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Dustira.
World Health Organization. (2023). Diabetes. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dwi Yogo Budi Prabowo, Tri Octaviani Lestari, Titin Maryati, Fabian Citra Anjelika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




