Hubungan Tingkat Pengetahuan Manajemen Stres dengan Tingkat Stres pada Remaja SMPN 1 Kota Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v4i2.2476Keywords:
Adolescents, Knowledge, Mental Health, Stress Level, Stress ManagementAbstract
Stress among adolescents is a growing phenomenon driven by academic demands and developmental changes. The World Health Organization (WHO) reports that 1 in 7 adolescents aged 10–19 years experiences mental health disorders, with school-related pressure increasing by 9% since 2018. In Indonesia, the prevalence of depression among students reached 2.0% (SKI 2023). Stress can lead to emotional disturbances, behavioral problems, decreased academic achievement, and increased risk of suicide. Prevention efforts can be carried out through education and improving knowledge of stress management. The low level of knowledge among students of SMPN 1 Bandar Lampung City, along with reported cases of suicide attempts, became the basis for this research. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge of stress management and stress levels among adolescents. This study used a quantitative method with a cross-sectional research design. The population consisted of all 8th grade students of SMPN 1 Bandar Lampung City, totaling 343 students. A sample of 185 students was selected using proportional random sampling. Data collection was conducted using questionnaires and analyzed using univariate and bivariate analysis (Chi-square test). The results showed that the majority of respondents had a moderate level of knowledge (63.6%), and experienced mild stress (57.1%). There was a significant relationship between the level of knowledge of stress management and stress levels among adolescents at SMPN 1 Bandar Lampung City, with a p-value of 0.001. Adolescents are expected to manage stress effectively, get adequate rest, and engage in positive activities according to their interests.
References
Asmarany, A. I., Arif, H. M., Yuminah, M. A., Aripin, H. Z., Arini, D. U., & Syamsulbahri, M. M. (2024). Manajemen Stres. Cendikia Mulia Mandiri.
Atiqah, N., Sulhan, A., Ardaniah, N. H., & Rahmadi, M. S. (2024). Periodisasi perkembangan anak pada masa remaja: Tinjauan psikologi. Behavior: Jurnal Pendidikan Bimbingan Konseling dan Psikologi, 1(1), 9–36.
Budiman. (2019). Kapita Selekta Pengetahuan dan Sikap untuk Penelitian Kesehatan. Salemba Medika.
Dewi, F. N. R. (2021). Konsep diri pada masa remaja akhir dalam kematangan karir siswa. Konseling Edukasi: Journal of Guidance and Counseling, 5(1), 46–62. https://doi.org/10.21043/konseling.v5i1.9746
Doriza, S., Andini, S., & Nugraheni, P. L. (2022). Stres remaja pada pendidikan dan hubungannya dengan analisis status sosial ekonomi. Parameter: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, 34(2), 119–140. https://doi.org/10.21009/parameter.342.04
Hastono, S. P. (2021). Analisis Data pada Bidang Kesehatan. PT. Raja Grafindo Perkasa.
Hastuti, R. Y., & Baiti, E. N. (2022). Hubungan kecerdasan emosional dengan tingkat stres pada remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(2), 82–91. https://doi.org/10.35952/jik.v8i2.152
Heru, M. J. A., Jatimi, A., Fiddaroini, F. N., & Syamsudin, A. (2019). Relationship between the application of a full day school system and stress levels in junior high school. Jurnal Ners, 14(3), 374–377. https://doi.org/10.20473/jn.v14i3(si).17217
Hukom, K., & Madrigal, D. (2020). Assessing the correlation between demographics, academic stress, and coping strategies of Filipino high school students with single-parents. Philippine Social Science Journal, 3(3), 151–161. https://doi.org/10.52006/main.v3i3.291
Kilo, M. F. H., Maydinar, A., & As, Z. (2025). Edukasi manajemen stres untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan mental remaja di SMPN 19 Palu. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 15–20.
Maryam, S. (2022). Stres keluarga: Model dan pengukurannya. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 1(2), 335–343. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v1i2.920
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan (Cetakan Ketiga). PT. Rineka Cipta.
Nurdini, Y. E., Handayani, N., & Purnamasari, V. (2024). Pengaruh edukasi strategi koping stres dengan media video terhadap stres akademik mahasiswa keperawatan anestesiologi. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 12(2), 95. https://doi.org/10.47218/jkpbl.v12i2.306
Pascoe, M. C., Hetrick, S. E., & Parker, A. G. (2020). The impact of stress on students in secondary school and higher education. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 104–112. https://doi.org/10.1080/02673843.2019.1596823
Pradipta, L. D., & Hanami, Y. (2024). Studi kualitatif: Pengalaman stres dalam kehidupan sehari-hari dan strategi coping pada remaja. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 5(3), 361. https://doi.org/10.24014/pib.v5i3.25201
Rusdin Djibu. (2023). Perkembangan remaja. Psikologi Perkembangan, 155, 2024.
Sarfika, R., Saifudin, I. M. M. Y., Malini, H., Effendi, N., & Wenny, B. P. (2024). Peer pressure and academic stress among junior high school students: A cross-sectional study. Frontiers of Nursing, 11(2), 191–199. https://doi.org/10.2478/fon-2024-0020
Siti Khadijah, & Devi Indriastuti. (2023). Pengaruh edukasi manajemen stres terhadap kesehatan mental remaja dalam pembelajaran online di masa pandemi. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(9), 3475–3480. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i9.5662
Sri Nurwela, T., & Israfil, I. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan stres pada remaja: Literatur review. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(4), 697. https://doi.org/10.26714/jkj.10.4.2022.697-704
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). CV. Alfabeta.
Thasya Nur Oktaviona, Herlina, & Sari, T. H. (2023). Faktor yang mempengaruhi tingkat stres pada mahasiswa akhir. Jurnal Keperawatan Tropis Papua, 6(1), 26–32. https://doi.org/10.47539/jktp.v6i1.344
WHO. (2024). Mental health of adolescents. World Health Organization.
WHO. (2025). Adolescent mental health. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Niken Tri Atmaja, Rilyani Rilyani, Triyoso Triyoso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




