Analisis Penerapan Intervensi Mobilisasi Dini untuk Mempercepat Penyembuhan Luka Post SC pada Ibu Post partum: Systimatic Review
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v4i2.2454Keywords:
Early Mobilization, Postoperative Care, Sectio Caesarea, Tissue Integrity, Wound HealingAbstract
Background Sectio caesarea is an action to give birth to a fetus by making an incision in the uterus through the abdominal wall. The action of sectio caesarea can also have an impact on fulfilling the patient's basic needs and can also cause pain in the surgical scar, for example, damage to skin/tissue integrity, disturbances elimination of urine, impaired nutrition and fluid intake, impaired activity. The presence of scars after a caesarean section operation will cause pain in the patient. One of the basic concepts of care in the postpartum period for post-cesarean section patients is that early mobilization is given after a caesarean section. Objective: To know the management of early mobilization in accelerating wound healing in post-caesarean section patients. With Network Integrity Disruption. Method: This method uses a non-systematic literature review study based on relevant references from related titles. The data source is based on the most updated journal from 2019-2024. Results: Based on 5 journals that have been reviewed, the results obtained after implementing early mobilization show that there is an influence of early mobilization in wound healing in post-Op Sectio Caesarea patients.
References
Alimul, H. A., & Uliyah, M. (2014). Kebutuhan dasar manusia. Salemba Medika.
Aliwu. (2024). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka pada ibu post partum sectio caesare di ruang nifas RSUD M.M. Dunda Limboto. Journal of Social Science Research.
Ambarwati, F. (2014). Konsep kebutuhan dasar manusia. Parama Ilmu.
Arimina, P. H. (2013). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka sectio caesare. Jurnal Kebidanan Griya Husada Surabaya.
Aryulina, D. (2004). Biologi 2. Erlangga.
Bartini, I. (2012). Buku pintar panduan dan tips hamil sehat. Nuha Medika.
Campbell, N. A. (2003). Biologi jilid II. Erlangga.
Chintya. (2024). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka post operasi sectio caesarea di ruang nifas RS Bhayangkara Manado. Jurnal Ilmiah Kesehatan Manado.
Christina, & Kristanti. (2016). Mobilisasi dini berhubungan dengan peningkatan kesembuhan luka pada pasien post operasi sectio caesaria. Retrieved December 29, 2019, from http://ejournal.kopertis10.or.id
Doenges, M. E. (2014). Rencana asuhan keperawatan. EGC.
Eriyani, T., Shalahuddin, I., & Maulana, I. (2018). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka post operasi sectio caesarea. Buletin Media Informasi Kesehatan, 14(2). https://doi.org/10.37160/bmi.v14i2.213
Ferinawati, & Hartati, R. (2019). Hubungan mobilisasi dini post sectio caesarea dengan penyembuhan luka operasi di RSU Avicenna Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 5(2). https://doi.org/10.33143/jhtm.v5i2.477
Fitriyaningsih. (2024). Effectiveness of early mobilization and administration of cork fish extract on wound healing of sectio caesarean surgery at Noemuti Health Center. International Journal Papier, 5(1), 15–24. https://doi.org/10.47667/ijpasr.v5i1.290
Harahap. (2023). The effect of early mobilization on the inflammatory phase wound healing process post sectio caesarea at Sufina Aziz Hospital. Asia Journal of Engineering, Social and Health. https://doi.org/10.46799/ajesh.v2i10.141
Hemilton, P. M. (2013). Dasar-dasar keperawatan maternitas (6th ed.). EGC.
Heryani. (2012). Asuhan kebidanan ibu nifas dan menyusui. Trans Info Media.
Heryani, R., & Ardenny. (2016). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka post sectio caesarea. Jurnal IPTEKS Terapan, 11. Retrieved December 29, 2019, from http://ejournal.kopertis10.or.id
Nadiya, S., & Mutiara, C. (2018). Hubungan mobilisasi dini post sectio caesarea (SC) dengan penyembuhan luka operasi di ruang kebidanan RSUD dr. Fauziah Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 4(2), 187–195. https://doi.org/10.33143/jhtm.v4i2.216
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. PT Rineka Cipta.
Ospina-Pinillos, L., Davenport, T. A., Ricci, C. S., Milton, A. C., Scott, E. M., & Hickie, I. B. (2018). Developing a mental health eClinic to improve access to and quality of mental health care for young people: Using participatory design as research methodologies. Journal of Medical Internet Research, 20(5), e188. https://doi.org/10.2196/jmir.8896
Raffensperger, J. (2019). A surgeon’s lessons, learned and lost. Strategic Book Publishing & Rights Agency.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kuantitatif: Quantitative research approach. Deepublish.
Saleh. (2020). Analisis pemberian mobilisasi dini post sectio caesarea dengan proses penyembuhan luka operasi di ruang nifas Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mobagu.
Sukmawati, E. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka post sectio caesaria. Journal of Economics, Business & Accountancy Ventura, 21(10), 1–9. https://doi.org/10.14414/jebav.v21i10.1122
Sumaryati, S., Widodo, G. G., & Purwaningsih, H. (2018). Hubungan mobilisasi dini dengan tingkat kemandirian pasien post sectio caecarea di Bangsal Mawar RSUD Temanggung. Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR), 1(1). https://doi.org/10.35473/ijnr.v1i1.8
Widayati, D., Hayati, F., & Fajarotin, D. R. (2022). Peningkatan kenyamanan dan early mobilization pada ibu post SC melalui efflurage back massage. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 6(1), 31–41. https://doi.org/10.32536/jrki.v6i1.217
Wilkinson, H. N., & Hardman, M. J. (2020). Wound healing: Cellular mechanisms and pathological outcomes. Open Biology, 10(9), 200223. https://doi.org/10.1098/rsob.200223
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Niah Kurniasih, Esther Lenny D Marisi, Dea Aprilya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




