The Relationship Between Mothers' Knowledge And Perception Level About Basic Immunization And Compliance With Basic Immunization To Infants At Wairoro Public Health Center
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v3i2.2332Keywords:
Compliance, Immunization, Infant mortality, Knowledge, PerceptionAbstract
High infant mortality rates are a major health problem worldwide, especially in developing countries. To protect people from serious and infectious diseases, immunization is the most affordable and effective way to prevent primary infection. The more mothers know about how to provide their children with complete basic vaccinations, the greater their awareness of it. Parents can choose to provide their children with complete basic immunizations through their perceptions. The purpose of this study was to determine mothers' knowledge and perceptions about their babies' compliance with basic immunizations. This study was designed as a cross-sectional study. This study involved 91 respondents, and data collection was obtained using purposive sampling. The results showed that the best respondents in the good category had knowledge of basic immunizations, as many as 52 respondents (57.1%), the best respondents in the positive category had knowledge of basic immunizations, as many as 76 respondents (83.5%), and the best in compliance with basic immunizations were 78 respondents (85.3%). There is a correlation between the level of knowledge about basic immunization and compliance to provide basic immunization to infants in the working area of the Wairoro Community Health Center, South Weda District with a p value of 0.000. In addition, there is a correlation between perceptions about basic immunization and compliance to provide basic immunization to infants in the working area of the Wairoro Community Health Center, South Weda District. To find out other factors that influence compliance with basic immunization, it is recommended to conduct further research that includes more samples, different research designs, and different variables.
References
Amaliah, N., Sari, K., & Rosha, B. C. (2012). Stunting increased risk of delaying menarche on female adolescent. Jurnal Gizi dan Makanan, 35(2), 150–158.
Astuti, S. J., Yudiernawati, A., & Maemunah, N. (2016). Hubungan tingkat kepatuhan orang tua terhadap pemberian kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Batu Kota Batu. Nursing News, 1, 181-189.
Ayubi, D. (2019). Kontribusi pengetahuan ibu terhadap status imunisasi anak di tujuh provinsi di Indonesia. Publikasi Penelitian Terapan Dan Kebijakan, 3.
Bagaskoro. (2019). Pengantar teknologi informatika dan komunikasi data. Dee Publish.
Batubara, J. R. (2010). Adolescent development. Sari Pediatri, 12, 21–29. https://doi.org/10.14238/sp12.1.2010.21-9
Bubach, S., Menezes, A. M. B., Barros, F. C., Wehrmeister, F. C., Gonçalves, H., Assunção, M. C. F., et al. (2016). Impact of the age at menarche on body composition in adulthood: Results from two birth cohort studies. BMC Public Health, 16, 1–8. https://doi.org/10.1186/s12889-016-3649-x
Dariah Elis Deti, O. (2015). Hubungan kecemasan dengan kualitas tidur lansia di Posyandu Anyelir Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Keperawatan BSI, 3. https://doi.org/10.31311/.v3i2.156
Deardorff, J., Berry-Millett, R., Rehkopf, D., Luecke, E., Lahiff, M., & Abrams, B. (2013). Maternal pre-pregnancy BMI, gestational weight gain, and age at menarche in daughters. Maternal and Child Health Journal, 17, 1391–1398. https://doi.org/10.1007/s10995-012-1139-z
Dewi, A. C. N., & Mahmudiono, T. (2013). Hubungan pola makan, aktivitas fisik, sikap, dan pengetahuan tentang obesitas dengan status gizi pegawai negeri sipil di kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Media Gizi Indonesia, 9(1), 42–48.
Dillyana, T. A. (2019). Hubungan pengetahuan, sikap dan persepsi ibu dengan status imunisasi dasar di Wonokusumo. Jurnal PROMKES, 7(1), 67-77. https://doi.org/10.20473/jpk.v7.i1.2019.67-77
Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu. (2021). Profil kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2021. Retrieved from https://dinkes.inhukab.go.id/
Dwi Mardiah Safitri, Yufitriana Amir, R. W. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya cakupan dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak. 8(1).
Ermalynda Sukmawati, Nia Novita Sari, A. C. B. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan pasien diabetes mellitus dengan perawatan luka menggunakan teknik modern dressing (Studi RLS Sidoarjo). Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya. https://doi.org/10.30643/jiksht.v14i1.52
Etni D.A, Aurillia .E.N. (2020). Hubungan pengetahuan ibu mengenai imunisasi dasar dengan kepatuhan imunisasi bayi usia 12 bulan.
Fadlilah, S., & Rahil, N. H. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan cidera muskuloskeletal pada pemain futsal. Jurnal Keperawatan BSI, 7(1), 66-75. Retrieved from https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jk/article/view/5271
Faot, M. Irena, Sulastri, S., & Widayati, A. (2018). Hubungan pengetahuan tentang karies gigi dengan motivasi untuk melakukan penumpatan karies gigi. Jurnal Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, 2-3.
Fuadah, F. (2016). Hubungan antara status gizi dengan usia menarche pada remaja putri di SMP Umi Kulsum Banjaran Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat tahun 2016. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(2), 707–714.
Garn, S. M., LaVelle, M., & Pilkington, J. J. (1983). Comparison of fatness in premenarcheal girls of the same age. The Journal of Pediatrics, 103, 328–359. https://doi.org/10.1016/S0022-3476(83)80379-5
Himes, J. H., Park, K., & Styne, D. (2009). Menarche and assessment of body mass index in adolescent girls. The Journal of Pediatrics, 155, 393–398. https://doi.org/10.1016/j.jpeds.2009.03.036
Indaryani, W. (2009). Awitan pubertas anak perempuan di pedesaan dan perkotaan: Hubungannya dengan status sosial ekonomi dan status gizi (Tesis).
Karina, A. N., & Warsito, B. E. (2012). Pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar balita. Jurnal Nursing Studies, 1, 30-35.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018.
Kisswardhani, A. D., Ambarwati, & Astuti, D. (2014). Hubungan antara status gizi, tingkat paparan media massa, dan faktor keturunan dengan usia menarche pada siswi di SMP Negeri 1 Subah Kabupaten Batang. Jurnal Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta, 4–16.
Kusumaningrum, A., P., & Komalawati, R. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi dasar balita di Dusun Sidowayah Kedunggalar. E-Journal Cakra Medika, 9(2), 36. https://doi.org/10.55313/ojs.v9i2.116
Lolong, M. S. S., S. R., & J. (2017). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan. Jurnal Keperawatan, 5(2), 1-8.
Nursalam. (2017). Metodologi penelitian ilmu keperawatan (Edisi 5). In Jurnal Sains dan Seni ITS, 6.
Prayogo, A., Adelia, A., Cathrine, C., Dewina, A., Pratiwi, B., Ngatio, B., Resta, A., Sekartini, R., & Wawolumaya, C. (2016). Kelengkapan imunisasi dasar pada anak usia 1-5 tahun. Sari Pediatri, 11. https://doi.org/10.14238/sp11.1.2009.15-20
Prihanti, G. S., Rahayu, M. P., & Abdullah, M. N. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi status kelengkapan imunisasi dasar di wilayah kerja Puskesmas X Kota Kediri. Saintika Medika, 12(2), 120. https://doi.org/10.22219/sm.v12i2.5276
Pujiani. (2012). Hubungan antara status gizi dengan usia menarche. Jurnal Kesehatan Darul Ulum Jombang, 1–7.
Puskesmas Rakit, K. (2021). Profil Puskesmas Madurejo Tahun 2021.
Putra, A. W. S., & Podo, Y. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat dalam mitigasi bencana alam tanah longsor. Urecol 6th, 305-314. Retrieved from http://journal.unimma.ac.id/index.php/urecol/article/view/1549
Putra, R. N. Y., Ermawati, & Amir, A. (2016). Hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan usia menarche pada siswi SMP Negeri 1 Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3), 551–557. https://doi.org/10.25077/jka.v5i3.575
Rahmah Laksmi, Ambardini, B. S. N. (2016). Tingkat pengetahuan atlet tentang cedera ankle dan terapi latihan di persatuan sepakbola Telaga Utama. Medikora. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/342147982
Ruslie, R. H., & Darmadi. (2012). Analisis regresi logistik untuk faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi remaja. Majalah Kedokteran Andalas, 36(1), 62–72. https://doi.org/10.22338/mka.v36.i1.p62-72.2012
Shah, N. R., & Braverman, E. R. (2012). Measuring adiposity in patients: The utility of body mass index (BMI), percent body fat, and leptin. PLoS ONE, 7(4), 1–8. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0033308
Sherar, L. B., Baxter-Jones, A. D. G., & Mirwald, R. L. (2007). The relationship between body composition and onset of menarche. Annals of Human Biology, 34(6), 673–677. https://doi.org/10.1080/03014460701660502
Soetjiningsih, Ranuh, I. G. (2017). Tumbuh Kembang Anak (2nd ed.). Jakarta: EGC.
Undarti, Z., Murtutik, L., & Suwarni, A. (2013). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 1(1), 1-12. https://doi.org/10.64879/jkestek.v3i1.67
UNICEF. (2019). UNICEF annual report 2019: For every child, reimagine. Retrieved from https://www.unicef.org/reports/annual-report-2019
UPDS PKM Kulim (2023). Data KIA UPTD Puskesmas Kulim, Tenayan Raya-Kota Pekanbaru.
Wawan, A., & M, D. (2011). Teori dan pengukuran pengetahuan sikap dan perilaku manusia: Dilengkapi contoh kuesioner.
Wulandari, P., Aini, D. N., & Astuti, S. W. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian menarche siswi di SMPN 31 Semarang. Jurnal Keperawatan, 6(2), 117–122.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ventilator

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




