Hubungan Tekanan Teman Sebaya dengan Perilaku Cybersex pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i1.961Keywords:
Cybersex, Peer Pressure, AdolescentsAbstract
This study aims to determine the relationship between peer pressure and cybersex behavior in adolescents. This study used a correlational quantitative approach with 270 subjects aged 15-19 years, which were determined by snowball sampling technique. The measuring instruments used were the Cybersex Scale and the Peer Pressure Scale compiled by researchers based on aspects of Delmonico & Miller (2003) and Kiran-Esen (2003). Data analysis using product-moment correlation resulted in a hypothesized correlation coefficient of 0.700, P = 0.000 (p < 0.05) indicating that there is a positive relationship between peer pressure and cybersex behavior in adolescents.
References
Ajhuri, K. F. (2019). Psikologi Perkembangan: Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Yogyakarta: Penepar Media Pustaka.
Andayani, F. T., & Ekowarni, E. (2016). Peran relasi orang tua-anak dan tekanan teman sebaya terhadap kecenderungan perilaku pengambilan risiko. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 2(2), 138-151.
APJII. (2022). Profil Internet Indonesia 2022.
Carnes, P., Delmonico, D. L., & Griffin, E. (2001). In the Shadows of the Net: Breaking Free of Compulsive Online Sexual Behavior. Hazelden.
Cooper, A. (2002). Sex and the Internet?: a Guide Book for Clinicians. BrunnerRoutledge.
Cooper, A., Delmonico, D. L., & Burg, R. (2000). Cybersex users, abusers, and compulsives: New findings and implications. Sexual Addiction & Compulsivity: The Journal of Treatment and Prevention, 7(1-2), 5-29.
De Bruyn, E. H., Cillessen, A. H., & Wissink, I. B. (2010). Associations of peer acceptance and perceived popularity with bullying and victimization in early adolescence. The Journal of Early Adolescence, 30(4), 543-566
Delmonico, D. L., & Miller, J. A. (2003). The Internet Sex Screening Test: The Internet Sex Screening Test: A Comparison of Sexual Compulsives Versun Non-Sexual Compulsives. Sexual and Relation Therapy, 18(3), 261-276.
Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika. (2021). Dinamika Data Aplikasi Informatika 2021.
Esen, B. K. (2003). The Development Of Peer Pressure Scale: Studies On The Validity And Reliability. Journal of Educational Sciences & Practices, 2(3).
Hidayatullah, S., & Winarti, Y. (2021). Literatur Review Media Sosial Terhadap Perilaku Cybersex Pada Remaja. Borneo Studies and Research, 3(1), 692-700.
Hurlock, E. B. (1997). Perkembangan Anak Jilid I (edisi ke enam). Erlangga.
Palani, V., & Mani, S. (2016). Exploratory factor analysis: Development of perceived peer pressure scale. International Journal of Information Science and Computing, 3(1), 31-41.
Rahardjo, W. (2021). Psikologi Seksual. Jakarta : Salemba Humanika
Rahman, A. K. (2022). Pengaruh Kontrol Diri Terhadap Perilaku Cybersex pada Remaja. Dalam Skripsi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Santor, D. A., Messervey, D., & Kusumakar, V. (2000). Measuring peer pressure, popularity, and conformity in adolescent boys and girls: Predicting school performance, sexual attitudes, and substance abuse. Journal of youth and adolescence, 29, 163-182.
Santoso, S. (2016). Statistik parametik: Konsep dan aplikasi dengan SPSS. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Sari, N. Purba, R. (2012). Gambaran Perilaku Cybersex Pada Remaja Pelaku Cybersex di Kota Medan. Psikologia-online. 7(2), 62-73.
Vanden Abeele, M., Campbell, S. W., Eggermont, S., & Roe, K. (2014). Sexting, mobile porn use, and peer group dynamics: Boys' and girls' self-perceived popularity, need for popularity, and perceived peer pressure. Media Psychology, 17(1), 6-33.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




