Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Penanganan Awal Kejadian Strokedi Rsud Prof. Dr. Aloei Saboe
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v1i2.296Keywords:
Knowledge, Early Handling, StrokeAbstract
Stroke is a major health problem in the world. Stroke is the third cause of death in the world after coronary heart disease and cancer. Stroke, both ischemic and hemorrhagic, can have an impact on the sufferer. The aim is to determine the relationship between family knowledge and behavior and early management of stroke events. The research design is a correlative descriptive study with a cross sectional approach. This research was carried out in the Internal Room of HCU lt1 and G3 Neuro lt1 Prof. Hospital. Dr. Aloei Saboe. The number of samples is 67 people. The results showed that the average family knowledge of stroke patients was sufficient with a total of 45 respondents (67.2%), the initial treatment of families in most stroke patients was insufficient with a number of 41 respondents (61.2%). The results of the chi-square analysis test obtained a p-value = 0.000 <? 0.05, so it can be concluded that there is a relationship between family knowledge and the initial treatment of stroke patients. The existence of this research is expected to add to and increase family knowledge in the initial management of stroke patients.
References
Kurniasih, S., Fatmawati, A., & Yualita, P. (2020). Gambaran Pengetahuan Keluarga tentang Perawatan Pasien Stroke. Jurnal Kesehatan Holistic, 4(1), 52–60. https://doi.org/10.33377/jkh.v4i1.73
Sari, L. M., Resti, D. D., & Desriza, A. (2018). Pengaruh Stroke Education Program (Sep) Terhadap Pengontrolan Perilaku Kesehatan Dalam Modifikasi Gaya Hidup Pasca Stroke. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis E, 1(2), 2622–2256.
Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar Nasional.
Fadhilah, N., Pangestuti, L., & Ardina, R. (2022). Dukungan Keluarga Dan Personal Hygiene Pada Pasien Stroke Di Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu. Healthcare Nursing Journal, 4(1), 179–193. https://doi.org/10.35568/healthcare.v4i1.1843
Abu, M., & Masahuddin, L. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Dalam Melakukan Penanganan Awal Kejadian Stroke di RSKD Dadi Kota Makassar. 4(1), 92–98.
Rahayu, T. G. (2020). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Dengan Risiko Kejadian Stroke Berulang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, 9(02), 140–146.
Sari, L. M., Yuliano, A., & Almudriki, A. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Terhadap Kemampuan Deteksi Dini Serangan Stroke Iskemik Akut Pada Penanganan Pre Hopsital. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 6(1), 74–80. https://doi.org/10.33653/jkp.v6i1.241
Setianingsih, S., Darwati, L. E., & Prasetya, H. A. (2019). Study Deskriptif Penanganan Pre-Hospital Stroke Life Support Pada Keluarga. Jurnal Perawat Indonesia, 3(1), 55. https://doi.org/10.32584/jpi.v3i1.225
Asmaria, M., & Yuderna, V. (2020). Study Fenomenologi Pengalaman Keluarga Pasien Dalam Penanganan Prehospital Pasca Deteksi Dini Stroke. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11(2), 108–113.
Rosmary, M. T. N., Keperawatan, D. I., Kedokteran, F., & Diponegoro, U. (2019). Skripsi_Gabung_Jadi.
Rahayu, T. G. (2020). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Dengan Risiko Kejadian Stroke Berulang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, 9(02), 140–146.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




