Factors Related to the Occurrence of Hypertension During Pregnancy
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v3i2.2329Keywords:
Health Education, Maternal Age, Maternal Knowledge, Parity Factor, Pregnancy HypertensionAbstract
Based on a preliminary study conducted at the Mubune Health Center, data from January to May 2024 showed a total of 313 pregnant women, with 16 cases of hypertension in pregnancy. Hypertension in pregnancy is an increase in systolic blood pressure of 30 mmHg or diastolic blood pressure of 15 mmHg above baseline blood pressure. This study aims to determine the factors that influence the occurrence of hypertension in pregnancy based on knowledge, maternal age, and parity at the Mubune Health Center in 2024. The method used in this study was an analytical survey method with a cross-sectional approach. The number of samples in this study was 76 respondents. The data used were primary and secondary data, data collection using questionnaires given to respondents. Data analysis in this study used the chi-square test. The results of the study showed that 76 respondents aged <20 years were 8 people (10.5%), those aged 20-35 years were 50 people (65.8%), and those aged >35 years were 18 people (23.7%). Based on their knowledge level, 19 (25%) respondents met the criteria of insufficient knowledge, 37 (48.7%) met the criteria of sufficient knowledge, and 20 (26.3%) met the criteria of good knowledge. The test results showed that knowledge, age, and parity factors influence the occurrence of hypertension in pregnancy.
References
Astuti, S. J., Yudiernawati, A., & Maemunah, N. (2016). Hubungan tingkat kepatuhan orang tua terhadap pemberian kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Batu Kota Batu. Nursing News, 1, 181–189.
Ayubi, D. (2019). Kontribusi pengetahuan ibu terhadap status imunisasi anak di tujuh provinsi di Indonesia. Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan, 3.
Bagaskoro. (2019). Pengantar teknologi informatika dan komunikasi data. Dee Publish.
Dariah, E. D., & Deti, O. (2015). Hubungan kecemasan dengan kualitas tidur lansia di Posyandu Anyelir Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Keperawatan BSI, 3. https://doi.org/10.31311/.v3i2.156
Dillyana, T. A. (2019). Hubungan pengetahuan, sikap dan persepsi ibu dengan status imunisasi dasar di Wonokusumo. Jurnal PROMKES, 7(1), 67–77. https://doi.org/10.20473/jpk.v7.i1.2019.67-77
Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu. (2021). Profil kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2021. https://dinkes.inhukab.go.id/
Etni, D. A., & Aurillia, E. N. (2020). Hubungan pengetahuan ibu mengenai imunisasi dasar dengan kepatuhan imunisasi bayi usia 12 bulan.
Fadlilah, S., & Rahil, N. H. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan cidera muskuloskeletal pada pemain futsal. Jurnal Keperawatan BSI, 7(1), 66–75. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jk/article/view/5271
Faot, M. I., Sulastri, S., & Widayati, A. (2018). Hubungan pengetahuan tentang karies gigi dengan motivasi untuk melakukan penumpatan karies gigi. Jurnal Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Karina, A. N., & Warsito, B. E. (2012). Pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar balita. Jurnal Nursing Studies, 1, 30–35.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan nasional Riskesdas 2018.
Kusumaningrum, A., P., & Komalawati, R. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi dasar balita di Dusun Sidowayah Kedunggalar. E-Journal Cakra Medika, 9(2), 36. https://doi.org/10.55313/ojs.v9i2.116
Lolong, M. S. S., R., S., & J. (2017). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan. Jurnal Keperawatan, 5(2), 1–8.
Nursalam. (2017). Metodologi penelitian ilmu keperawatan (Edisi ke-5).
Prayogo, A., Adelia, A., Cathrine, C., Dewina, A., Pratiwi, B., Ngatio, B., Resta, A., Sekartini, R., & Wawolumaya, C. (2016). Kelengkapan imunisasi dasar pada anak usia 1–5 tahun. Sari Pediatri. https://doi.org/10.14238/sp11.1.2019.15-20
Prihanti, G. S., Rahayu, M. P., & Abdullah, M. N. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi status kelengkapan imunisasi dasar di wilayah kerja Puskesmas X Kota Kediri. Saintika Medika, 12(2), 120. https://doi.org/10.22219/sm.v12i2.5276
Puskesmas Rakit. (2021). Profil Puskesmas Madurejo tahun 2021.
Putra, A. W. S., & Podo, Y. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat dalam mitigasi bencana alam tanah longsor. Urecol, 305–314. http://journal.unimma.ac.id/index.php/urecol/article/view/1549
Rahmah, L., Ambardini, B. S., & N. (2016). Tingkat pengetahuan atlet tentang cedera ankle dan terapi latihan. Medikora.
Safitri, D. M., Amir, Y., & W. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya cakupan dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak. Jurnal Keperawatan, 8(1).
Soetjiningsih, & Ranuh, I. G. N. (2017). Tumbuh kembang anak (2nd ed.). EGC.
Sukmawati, E., Sari, N. N., & B. A. C. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan pasien diabetes mellitus dengan perawatan luka menggunakan teknik modern dressing (studi RLS Sidoarjo). Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya. https://doi.org/10.30643/jiksht.v14i1.52
Undarti, Z., Murtutik, L., & Suwarni, A. (2013). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 1(1), 1–12.
UNICEF. (2019). UNICEF annual report 2019: For every child, reimagine. https://www.unicef.org/reports/annual-report-2019
UPTD Puskesmas Kulim. (2023). Data KIA UPTD Puskesmas Kulim Tenayan Raya Kota Pekanbaru.
Wawan, A., & Dewi, M. (2011). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ventilator

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




