Asuhan Keperawatan Keluarga pada Tahap Perkembangan Dewasa Muda Dengan Intervensi Pemberian Jus Nanas dan Madu untuk Menurunkan Kadar Asam Urat (Gout Arthritis)
DOI:
https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i2.1109Keywords:
Family Nursing Care, Uric Acid, Pineapple Juice, HoneyAbstract
Gouty arthritis or often known as gout is a disease that attacks the joints, this is caused by high uric acid levels caused by genetic or hereditary factors and a lifestyle that often consumes foods that contain lots of purines. Purine substances are the core part of protein, and protein is widely obtained in offal foods, meat and beans (Uric Acid, 2023). Complementary therapy is a natural therapy including herbal therapy. Herbal therapy can utilize surrounding fruits / plants such as pineapple fruit, soursop fruit, bay leaves, and soursop leaves. This research uses a case study method with a family nursing care approach with gout. data collection instruments use family nursing care assessment formats through the nursing process of assessment, diagnosis, intervention, implementation, evaluation. Based on the results of the study after implementation in the patient, the results showed a decrease in the pain scale and an increase in the patient's sense of comfort. Non-pharmacological pain management carried out is by drinking pineapple juice and honey regularly. Evaluation results found after treatment for 3 days with reduced pain data, pain scale 1-2. The evaluation found after treatment for 3 days of ineffective family health management problems related to the family's inability to care for sick family members with family data can understand about gout and its actions.
References
Asam Urat. (2023). Retrieved from http://asamurat.agenobat.biz/
Barokah, F. A., & Ramadhan, G. E. (2023). Pengaruh pemberian jus nanas terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia di RT 05 RW 06 Kelurahan Rempoa Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(1), 121–128. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i1.1119
Kedokteran, F., Muhammadiyah, U., & Utara, S. (2022). Aulia Rahmi Pratiwi.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Provinsi Banten Riset Kesehatan Dasar 2018. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan.
Plutzer, M. B. B., & E. (2021). No title.
SukContoh BIssa JTabarearno, N. M., Wirawan, P. W., Adhy, S., Andi, S., Mukhlasin, H., Muhaemin, M., Nurhayati, S., Untuk, D., Salah, M., Syarat, S., Gelar, M., Teknik, S., Studi, P., Elektro, T., ???????, ?., Martinench, A., Network, N., Php, W., Algoritma, M., & Adhitya Putra, D. K. T. (2019). No title. Rabit: Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Univrab, 1(1).
Urbaningrum, V., Vivin, V., Hale, L. K., Setiawati, L., Maldini, M., Lillah, L., Akhir, M. H., & Salpa, S. (2023). Pemeriksaan kadar asam urat di Dusun III Desa Daenggune Kec. Kinovaro. EJOIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 300–303. https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i4.769
Wahyuni, T., Parliani, & Hayati, D. (2021). Buku ajar keperawatan keluarga. Retrieved from https://repo.stikmuhptk.ac.id/jspui/bitstream/123456789/311/1/Buku%20Ajar%20Keperawatan%20Keluarga.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang mempublikasikan manuskrip mereka di Jurnal Ventilator, setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta (author copyright holder) dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat melakukan perjanjian kontraktual terpisah tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi yang diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih cepat dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.




