ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.M DENGAN GANGGUAN SISTEM PERSYARAFAN AKIBAT STROKE HEMORAGIK POST OP EVD ATAS INDIKASI ICH DAN SAH DENGAN PENERAPAN INTERVENSI HEAD UP 30 DERAJAT DALAM MENCEGAH TTIK DAN MEMPERTAHANKAN SIRKULASI
DOI:
https://doi.org/10.55606/sisthana.v11i1.2229Keywords:
Stroke hemoragik, Tekanan intrakranial, asuhan keperawatan, unit perawatan intensifAbstract
Latar Belakang: Stroke hemoragik merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas dengan manifestasi neurologis berat, terutama pada pasien dengan perdarahan intraserebral (ICH), subaraknoid (SAH), dan intraventrikular (IVH). Pasien pasca operasi External Ventricular Drain (EVD) berisiko tinggi mengalami peningkatan tekanan intrakranial (TTIK) dan gangguan sirkulasi serebral. Salah satu intervensi keperawatan yang direkomendasikan untuk membantu menurunkan TTIK dan meningkatkan perfusi serebral adalah pemberian posisi head up 30°. Tujuan: Karya ilmiah ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asuhan keperawatan pada Ny. M dengan gangguan sistem persyarafan akibat stroke hemoragik post operasi EVD atas indikasi ICH dan SAH, dengan penerapan intervensi head up 30° dalam mencegah peningkatan tekanan intrakranial dan mempertahankan sirkulasi. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, pemeriksaan fisik, wawancara dengan pasien, keluarga, perawat dan dokter, studi dokumentasi rekam medis, serta studi kepustakaan. Asuhan keperawatan diberikan berdasarkan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil: Hasil penerapan intervensi head up 30° menunjukkan adanya perbaikan status hemodinamik dan respirasi, peningkatan saturasi oksigen, serta stabilitas tanda-tanda vital. Selain itu, intervensi ini membantu menurunkan risiko peningkatan tekanan intrakranial dan mempertahankan perfusi jaringan otak. Masalah keperawatan utama yang ditemukan antara lain gangguan mobilitas fisik, risiko perfusi jaringan otak tidak efektif, gangguan pola napas, dan risiko gangguan integritas kulit. Kesimpulan: Penerapan posisi head up 30° sebagai bagian dari asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik post EVD efektif dalam membantu mencegah peningkatan tekanan intrakranial dan mempertahankan sirkulasi serebral. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari standar perawatan keperawatan di ruang ICU pada pasien dengan gangguan sistem persyarafan akibat stroke hemoragik.
References
[1] A. S. Association, “Let’s talk about stroke: fact sheet.,” 2022.
[2] Mutiarasari, “schemic Stroke; Symptoms, Risk Factors, and Prevention.,” Jurnal Ilmu Kedokteran, 2022.
[3] d. Pertami, “Pengaruh Elevasi Kepala 30 Derajat Terhadap Saturasi Oksigen Dan Kualitas Tidur Pasien Stroke.,” Jurusan Keperawatan, Poltekes Kemenkes Malang, Indonesia., 2023.
[4] d. Ekacahyaningtyas, “Posisi Head Up 30 0 Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Pasien Stroke Hemoragik Dan Non Hemoragik,” jurnal STIKes Kusuma Husada Surakarta, 2021.
[5] M. &. Mustofa, “Peningkatan Saturas oksigen Pada Pasien Stroke Melalui Pemberian Posisi Head Up.,” 2022.
[6] Hasan, “Study Kasus Gangguan Perfusi Jaringan Serebral Dengan Penurunan Kesadaran Pada Klien Stroke Hemoragik Setelah Diberikan Posisi Kepala Elevasi 30 Derajat.,” Jurusan Keperawatan, jurnal Poltekes Kemenkes Pangkal Pinang., 2023.
[7] Rahmayanti, “Asuhan keperawatan pada pasien dengan stroke hemoragik,” jurnal keperawatan , 2021.
[8] Shutter, Neurocritical Care, Pittsburgh Critical Care Medicine., Newyork: Oxford Academic, 2018.
[9] P. &. C. R. t. Chandrasoma, PATOLOGI ANATOMI (2nd ed.)., jakarta:: Penerbit Buku Kedokteran ECG, 2016.
[10] Salvadori, Comparison between ischemic and hemorragik stroke in functional outcome at discharge from an intensive rehabilitation hospital,, 2021, pp. 1-12.
[11] D. N. S. Wahidin, “PENERAPAN TEKNIK HEAD UP 30° TERHADAP PENINGKATAN PERFUSI JARINGAN OTAK PADA PASIEN YANG MENGALAMI CEDERA KEPALA,” Nursing Science Journal (NSJ), vol. 1 No 1, pp. 7-13, 2022.
[12] D. A. Wulandari, “PERDARAHAN SUBARAKHNOID (PSA),” Jurnal Kedokteran, pp. 338-346, 2021.
[13] W. W. S. E. B. S. Maya Yulia, “Perdarahan Intrakranial Spontan dan Perdarahan Intraventrikular pada Seorang Anak Usia 16 Tahun dengan Riwayat Konsumsi Basella alba: Laporan Kasus,” Scientific Journal, pp. 406-412, November 2024.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













