PEMBERDAYAAN ORANG TUA MELALUI IMPLEMENTASI TELEHEALTH PRIMAKU DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING PADA ANAK PENYANDANG DISABILITAS DENGAN PENYAKIT KRONIS
DOI:
https://doi.org/10.55606/pkmsisthana.v8i1.2511Keywords:
stunting, telehealth, PrimaKu, disabilitas, penyakit kronis, pemberdayaan orang tuaAbstract
Stunting menjadi permasalahan kesehatan global yang berdampak terhadap kualitas hidup anak, terutama pada kelompok rentan seperti anak penyandang disabilitas dengan penyakit kronis. Anak dengan disabilitas dan penyakit kronis memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pertumbuhan akibat keterbatasan akses layanan kesehatan, keterbatasan pemenuhan nutrisi, dan rendahnya pemantauan tumbuh kembang secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam pemantauan pertumbuhan serta pencegahan stunting melalui implementasi aplikasi telehealth PrimaKu pada anak penyandang disabilitas dengan riwayat penyakit kronis. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui sosialisasi, demonstrasi, simulasi, pendampingan penggunaan aplikasi PrimaKu, edukasi nutrisi, hygiene, serta pembentukan Tim PrimaKu di SLB Negeri Semarang. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap pada bulan Mei dan September 2024 dengan melibatkan 36 orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemantauan pertumbuhan, penggunaan aplikasi telehealth, teknik penyajian makanan bergizi, serta deteksi dini masalah kesehatan pada anak disabilitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang stunting dan tumbuh kembang (p-value 0.001), penggunaan aplikasi telehealth PrimaKu (p-value 0.001), dan kebutuhan nutrisi pada anak berkebutuhan khusus melalui Isi PiringKu (p-value 0.015) dan dan hampir seluruh peserta mampu mendemonstrasikan penggunaan aplikasi PrimaKu dan mampu melakukan praktik penyajian makanan bergizi seimbang sesuai kebutuhan anak berkebutuhan khusus dengan baik, dan memahami rekomendasi status gizi yang tersedia pada aplikasi. Program ini juga menghasilkan pembentukan tim pendamping sekolah dan penguatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan. Implementasi telehealth PrimaKu dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam mendukung pengendalian stunting pada anak penyandang disabilitas dengan penyakit kronis melalui pemberdayaan keluarga dan pemantauan tumbuh kembang berbasis digital.
References
Camden, C., Silva, M., & Pediatric Telehealth Research Group. (2023). Pediatric telehealth: Opportunities created by the COVID-19 and suggestions to sustain its use to support families of children with disabilities. Physical & Occupational Therapy in Pediatrics, 43(1), 1–17. https://doi.org/10.1080/01942638.2022.2059833
Cheung, W. C., Aleman-Tovar, J., Johnston, A. N., & Little, L. M. (2022). A qualitative study exploring parental perceptions of telehealth in early intervention. Journal of Developmental and Physical Disabilities, 35(3), 353–373. https://doi.org/10.1007/s10882-022-09853-w
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2022). Panduan penggunaan aplikasi PrimaKu untuk pemantauan tumbuh kembang anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia. https://primaku.idai.or.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id
Kuo, D. Z., Houtrow, A. J., Arango, P., Kuhlthau, K. A., Simmons, J. M., & Neff, J. M. (2022). Family-centered care: Current applications and future directions in pediatric health care. Maternal and Child Health Journal, 26(4), 701–709. https://doi.org/10.1007/s10995-021-03344-7
Marshall, J., Ware, R., Ziviani, J., Hill, R. J., & Dodrill, P. (2022). Efficacy of interventions to improve feeding difficulties in children with autism spectrum disorder: A systematic review and meta-analysis. Child: Care, Health and Development, 48(1), 14–28. https://doi.org/10.1111/cch.12938
Maryati, S., Yunitasari, P., & Punjastuti, B. (2022). The effect of interactive education program in preventing stunting for mothers with children under 5 years of age in Indonesia: A randomized controlled trial. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10, 150–156. https://doi.org/10.3889/oamjms.2022.7944
Siswati, T., Iskandar, S., Pramestuti, N., Raharjo, J., Rubaya, A. K., & Wiratama, B. S. (2022). Impact of an integrative nutrition package through home visit on maternal and children outcome: Finding from locus stunting in Yogyakarta, Indonesia. Nutrients, 14(16), 3448. https://doi.org/10.3390/nu14163448
Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting. (2022). Buku saku hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. https://stunting.go.id/buku-saku-hasil-survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2022
UNICEF. (2021). Seen, counted, included: Using data to shed light on the well-being of children with disabilities. United Nations Children’s Fund. https://www.unicef.org/reports/seen-counted-included-disabilities-report
Wiliyanarti, P. F., Wulandari, Y., & Nasrullah, D. (2022). Behavior in fulfilling nutritional needs for Indonesian children with stunting: Related culture, family support, and mother’s knowledge. SAGE Open Nursing, 8, 1–8. https://doi.org/10.1177/23779608221139938
World Health Organization. (2023). Levels and trends in child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group joint child malnutrition estimates 2023 edition. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240073791
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Lestari, Swanny , Widya Mariyana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













