STRATEGI UNGGULAN MAHASISWA BERBASIS NASI JAGUNG UNTUK CEGAH DIABETES MELITUS PADA MAHASISWA ETNIS SUMBA

Authors

  • Victor Carlos Masela Universitas Kristen Satya Wacana
  • Fisca Audina Hanafi Universitas Kristen Satya Wacana
  • Paulina Putrinda Taka Dewa Universitas Kristen Satya Wacana
  • Cicilya Paraeng Bawiling Universitas Kristen Satya Wacana
  • Purnama Wulandari Universitas Kristen Satya Wacana
  • Sarwantika Rambu Ana Ngawu Universitas Kristen Satya Wacana
  • Iren Karisma Nurlinda Thersia Mbau Universitas Kristen Satya Wacana
  • Desriani Indah Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.55606/pkmsisthana.v8i1.2275

Keywords:

Diabetes Militus, students, Corn Rice, Local Food

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) semakin banyak terjadi pada kelompok usia produktif, akibat perubahan pola makan dan gaya hidup modern. Nasi jagung sebagai pangan lokal khas yang Sumba memiliki potensi besar dalam pencegahan DM karena memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan nasi putih.

Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi berbasis pangan lokal, khususnya nasi jagung, dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong perilaku pencegahan diabetes melitus pada mahasiswa etnis Sumba di UKSW.

Metode: Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada 21 Februari 2026 dengan melibatkan 12 mahasiswa etnis Sumba di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggunakan metode ceramah untuk penyampaian materi terstruktur, demonstrasi melalui challenge penyusunan menu diet berbasis pangan lokal Sumba, serta sesi diskusi dan tanya jawab, dengan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta.

Hasil: Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat sebesar 11,81%, yaitu dari 59,09% saat pre-test menjadi 70,90% saat post-test. Mahasiswa juga terlibat aktif dalam proses edukasi dan sebagian besar peserta mampu menyusun menu diet seimbang dengan mengombinasikan berbagai jenis pangan lokal khas Sumba secara tepat.

Kesimpulan: Edukasi mengenai pangan lokal melalui metode demonstrasi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa etnis Sumba mengenai pencegahan DM.

References

Bustomi, S., Waris., Lukman., & Siswati, D. (2023). Socio-cultural influence on lifestyle of prediabetes causes T2DM in ethnic society in South Sulawesi Province. KnE Social Sciences, 8(14), 1–10. https://doi.org/10.18502/kss.v8i14.13841

Fatmawati, D., & Soetoko, A. (2022). Peningkatan Pengetahuan Dan Pelatihan Penyusunan Menu Diet Harian Penderita Penyakit Kronis Di Klinik Pratama Semarang. ARSY : Jurnal Aplikasi Riset Kepada Masyarakat, 2(2), 117-123. https://doi.org/10.55583/arsy.v2i2.184

Indrahadi, D., Wardana, A., & Pierewan, A. C. (2021). The prevalence of diabetes mellitus and relationship with socioeconomic status in the Indonesian population. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(3), 103–112. https://doi.org/10.22146/ijcn.55003

Ismawanti, Z., Ambarwati, R., Permatasari, A. D. W., Firnanda, T., Nafi'ah, U., Zhurifa, Z. M., Muhlishoh, A., & Permatasari, O. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan pangan lokal sebagai makanan selingan bagi keluarga penderita diabetes melitus tipe 2. Abdi Geomedisains, 5(2), 46–52. http://journals2.ums.ac.id/index.php/abdigeomedisains/

Pella, Y. H., Ndamunamu, Y. J., Pasole, F. Y., Nuwa, M. S., & Yunitasari, V. (2025). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap pengetahuan diet pada pasien diabetes melitus tipe II. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(1), 623–630.

Resti, H., & Cahyati, W. (2022). KEJADIAN DIABETES MELITUS PADA USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS KECAMATAN PASAR REBO, KOTA JAKARTA TIMUR. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 6(3), 350-361. https://doi.org/10.15294/higeia.v6i3.55268

Rich, W. N. C. (2020). CERITA TENTANG PANGAN DAN PAKAN DI DAERAH KODI, SUMBA BARAT DAYA. Jurnal Kawistara, 9(3), 308-309. https://doi.org/10.22146/kawistara.40971

Sanjaya, L. R., & Setiawan, Y. (2024). Faktor risiko diabetes melitus tipe II pada remaja. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 8(1), 66–73. https://doi.org/10.33862/citradelima.v8i1.395

Timba, V. K., Gunawan, Y. E. S., Landi, M., & Mulu, S. T. J. (2024). The relationship between family support and diet provision in diabetes patients. Nurse and Holistic Care, 4(3), 112–121. https://doi.org/10.33086/nhc.v4i2.5804

Warastuti, R. A., & Sudartik. (2023). Perbandingan kadar gula darah setelah pemberian nasi jagung dan nasi putih pada mahasiswa Universitas Bina Mandiri Gorontalo. Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(1), 78–86.

Yahya, A. A., Arsin, A. A., & Ayu, R. D. (2024). Faktor risiko diabetes melitus tipe II pada remaja di Puskesmas Layang dan Puskesmas Antara. Jurnal Mitrasehat, 14(2), 742–745.

Yustika, D. A. (2025). Hubungan pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada usia produktif di wilayah kerja UPTD Puskesmas Selajambe tahun 2025. JOONG-KI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 83–89.

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Victor Carlos Masela, Fisca Audina Hanafi, Paulina Putrinda Taka Dewa, Cicilya Paraeng Bawiling, Purnama Wulandari, Sarwantika Rambu Ana Ngawu, … Desriani Indah. (2026). STRATEGI UNGGULAN MAHASISWA BERBASIS NASI JAGUNG UNTUK CEGAH DIABETES MELITUS PADA MAHASISWA ETNIS SUMBA. JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA, 8(1), 78–87. https://doi.org/10.55606/pkmsisthana.v8i1.2275