PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA CARPAL TUNNEL SYNDROME BILATERAL DENGAN TRANSCUTANEUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION, ULTRASOUND DAN TERAPI LATIHAN

Authors

  • Beatrix Celvinsintia Riwu Rau Universitas Widya Husada Semarang
  • Irawan Wibisono Universitas Widya Husada Semarang

DOI:

https://doi.org/10.55606/jufdikes.v8i1.2041

Keywords:

Physiotherapy Management, Carpal Tunnel Syndrome, Transcutaneus Nerve Electrical Stimulation, Ultrasound, Upper Limb Tension Test 1

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah gejala nyeri, kesemutan, dan nyeri pada pergelangan tangan yang disebabkan oleh kompresi nervus medianus. Di Amerika, 3,8% populasi umum menderita CTS, dengan perempuan lebih sering terkena dibandingkan pria. Di Indonesia, kejadian CTS belum banyak diketahui karena sedikitnya laporan. Fisioterapi berperan dalam pemulihan CTS melalui modalitas seperti TENS dan Ultrasound , serta terapi latihan Upper Limb Tension Test 1 (ULTT 1). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, Setelah dilakukan fisioterapi sebanyak 4 kali pertemuan diperoleh hasil adanya penurunan dan penurunan spasme otot pada pergelangan tangan , penurunan nyeri pada pergelangan tangan dextra dan sinistra , penurunan kesemutan pada pergelangan tangan dextra dan sinistra , adanya peningkatan pergelangan tangan LGS palmar fleksi tangan dextra dan sinistra , peningkatan kekuatan otot palmar flexor persahabatan tangan dextra dan sinistra dan adanya peningkatan kemampuan fungsional aktivitas pasien pada pergelangan tangan dextra dan sinistra .

References

[1] U. Nurullita, R. Wahyudi, And W. Meikawati, “Kejadian Carpal Tunnel Syndrome Pada Pekerja Dengan Gerakan Menekan Dan Berulang,” Jurnal Kesehatan Vokasional, Vol. 8, No. 1, P. 1, Apr. 2023, Doi: 10.22146/Jkesvo.69159.

[2] Ikatan Fisioterapi Indonesia, “Pedoman Praktik Klinik Fisioterapi,” Jan. 2023.

[3] D. Andi Prastiyo And I. Made Widagda, “Perbandingan Konfigurasi Tangan Dan Pergelangan Tangan Pada Pasien Carpal Tunnel Syndrome Dengan Orang Normal,” Oct. 2015.

[4] G. Rara, A. Ghufroni, And J. Kartiko, “Penatalaksanaan Ultrasound Dan Mobilisasi Saraf Pada Kasus Carpal Tunnel Syndrome,” 2023.

[5] C. G. T. Vance, D. L. Dailey, B. A. Rakel, And K. A. Sluka, “Using Tens For Pain Control: The State Of The Evidence,” May 01, 2017. Doi: 10.2217/Pmt.14.13.

[6] J.-K. Jung, J.-S. Byun, And J.-K. Choi, “Basic Understanding Of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation,” J Oral Med Pain, Vol. 41, No. 4, Pp. 145–154, Dec. 2016, Doi: 10.14476/Jomp.2016.41.4.145.

[7] Hayes and Hall , "Agen Modalitas", Ed 6. Jakarta: EGC, 2015.

[8] E. Papadopoulos And R. Mani, “The Role Of Ultrasound Therapy In The Management Of Musculoskeletal Soft Tissue Pain,” National Institutes Of Health, Aug. 2020.

[9] R. Rachmawati Sari And I. Rahman, “Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Carpal Tunnel Syndrome Dextra Dengan Modalitas Ultrasound Diathermy Mobilization Nerve Medianus Dan Ultt Di Rsu Pindad Bandung,” Bandung, Oct. 2021.

[10] N. Usman, “Pengaruh Kinesiotaping Dan Upper Limb Tension Test Terhadap Kemampuan Fungsional Pada Carpal Tunnel Syndrome,” Naskah Publikasi, 2017.

[11] Luci Handayani, “Implementation Of Ultrasound And Carpal Bone Mobilization In A Case Of Right Carpal Tunnel Syndrome,” 2024.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Riwu Rau, B. C., & Wibisono, I. (2026). PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA CARPAL TUNNEL SYNDROME BILATERAL DENGAN TRANSCUTANEUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION, ULTRASOUND DAN TERAPI LATIHAN. JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA, 8(1), 91–98. https://doi.org/10.55606/jufdikes.v8i1.2041