FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SEJIRAN SETASON KOTA MUNTOK KABUPATEN BANGKA BARAT TAHUN 2025

Authors

  • Yessi Adik
  • Hendra Kusumajaya Institut Citra Internasional
  • Marleni

DOI:

https://doi.org/10.55606/jufdikes.v8i1.2038

Keywords:

abortus inkomplit, usia, paritas, riwayat abortus, pekerjaan, kehamilan

Abstract

Abortus inkomplit merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan keluarnya sebagian hasil konsepsi dan sisanya masih tertinggal dalam uterus, yang dapat menimbulkan perdarahan hebat serta risiko kematian ibu jika tidak ditangani segera. Kejadian abortus inkomplit dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus inkomplit pada ibu hamil di RSUD Sejiran Setason Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit di RSUD Sejiran Setason. Jumlah sampel sebanyak 84 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi usia, paritas, riwayat abortus, pendidikan, pekerjaan, dan jarak kehamilan. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia (p=0,026), paritas (p=0,030), riwayat abortus (p=0,013), pendidikan (p=0,009), pekerjaan (p=0,035), dan jarak kehamilan (p=0,016) dengan kejadian abortus inkomplit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor usia, paritas, riwayat abortus, pendidikan, pekerjaan, dan jarak kehamilan berhubungan secara signifikan dengan kejadian abortus inkomplit. Diharapkan pihak rumah sakit dan tenaga kesehatan dapat meningkatkan skrining risiko serta edukasi kepada ibu hamil dalam upaya pencegahan abortus inkomplit.

References

1. Arnianti, A., & Umami, N. (2021). Faktor Risiko Usia Dan Riwayat Abortus Dengan Kejadian Abortus. Jurnal Berita Kesehatan, 14(1). https://doi.org/10.58294/jbk.v14i1.49

2. Badan Pusat Statistik. (n.d.). Banyaknya Kelahiran, Kematian dan Abortus (Keguguran) (Jiwa). 2024, p. 1.

3. Cindy Graffita Antani. (2021). Desain Penelitian Silaen. Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Leverage Terhadap Return Saham (Pada Perusahaan Sektor Transportasi & Logistik Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia), 65–69.

4. Dhewi, S., & Anwary, A. Z. (2020). Analisis Faktor Risiko Abortus Di Klinik Bidan Praktek Swasta Hj. Gunarti Banjarbaru. Jurnal Universitas Islam Kalimantan, 284–293.

5. Febri Yulianti. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus Inkomplit Di Rumah Sakit Harapan Dan Doa Kota Bengkulu.

6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pengelolaan Abortus. 2020, p. 1.

7. KESEHATAN, K. (2023). KEHAMILAN. 2023, p. 1.

8. Prawirohardjo, S. (2020). Ilmu Kandungan. jakarta: Yayasan Bina Pustaka.

9. Prof. Siobhan Quenb. (2021). Miscarriage: worldwide reform of care is needed. LANCET, 397(Miscarriage: worldwide reform of care is needed), 1658–1667.

10. Profil Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2023. 2023, p. 1.

11. Purwandari, E. S., & Susanti, A. I. (2023). Manajemen Kebidanan Pada Ny. J Dengan Abortus Inkomplit. Spikesnas, 02(03), 703–710.

12. Riskesdas. (2018). data abortus badan penelitian dan pengembagan kesehatan kementrian RI.

13. Sari, M. H., Apriyanti, F., & dan Azzahri Isnaeni, L. M. (2020). Hubungan Usia dan Paritas Dengan Kejadian Abortus Inkomplit di RSUD Siak. Jurnal Doppler (Vol. 4).

14. Setason, rsud sejiran. (2025). rumah sakit rsud sejiran setason kota muntok. 2025, p. 1.

15. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Alvabeta. CV.2025. pp. 13-14.

16. survei kesehatan indonesia. (2023). badan kebijakan pembangunan kesehatan. 2023, p. 1.

17. Weiss, D. A. H., Gravett, - Dr. Michael G., & Taylor, - Dr. Robert N. (2020). Pathophysiology of Early Pregnancy Loss. Journal of Clinical, 63, 3.

18. who. (2024). Adolescent pregnancy. 2024, p. 1.

19. Yuriko wada, T. U. (2023). Karakteristik Faktor Kejadian Abortus. JKFT, 8, 9–13.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Yessi, Hendra Kusumajaya, & Marleni. (2026). FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SEJIRAN SETASON KOTA MUNTOK KABUPATEN BANGKA BARAT TAHUN 2025. JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA, 8(1), 42–52. https://doi.org/10.55606/jufdikes.v8i1.2038