PENGARUH ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP PENGURANGAN INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF PUSKESMAS PASRUJAMBE
DOI:
https://doi.org/10.55606/jufdikes.v8i1.2013Keywords:
Endorphin massage, nyeri persalinan, kala I fase aktifAbstract
Nyeri persalinan merupakan tantangan utama yang dihadapi ibu, khususnya pada kala I fase aktif. Penggunaan metode non-farmakologis seperti endorphin massage menjadi alternatif yang aman dan efektif untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas endorphin massage dalam menurunkan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sebanyak 12 responden dibagi menjadi dua kelompok: intervensi (diberikan endorphin massage) dan kontrol (perawatan standar). Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test dan independent t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor nyeri pada kelompok intervensi menurun signifikan dari 7,5 menjadi 4,0 (p = 0,000), sementara pada kelompok kontrol hanya turun dari 7,3 menjadi 7,0 dan tidak signifikan (p = 0,308). Uji independent t-test juga menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok setelah intervensi (p = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa endorphin massage terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk mengurangi nyeri persalinan. Teknik ini dapat diterapkan dalam praktik kebidanan sebagai metode yang aman, mudah, dan berpusat pada kenyamanan ibu.
References
[1] Ambarwati, Y. A., Sari, F., & Hakim, R. I. (2024). Efektivitas Teknik Endorphin Massage terhadap Intensitas Nyeri pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(2), 77–86.
[2] Apriana, W., Friscila, I., & Kabuhung, E. I. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Akses Informasi dengan Tingkat Kecemasan tentang Kehamilan Selama Masa Pandemi Covid-19 pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Poskesdes Mantangai Tengah Kabupaten Kapuas. Proceeding Of Sari Mulia University Midwifery National Seminars. https://ocs.unism.ac.id/index.php/PROBID/article/view/701
[3] Ashari, G., & Sura Pongsibidang, A. M. (2019). Pengaruh Senam Prenatal Yoga terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Influence of Yoga Prenatal Gym to Decreasing in Anxiety of Third Trimester Pregnant Women. Jurnal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia [Internet], 15(1), 55-62. Jurnal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 55–62. https://core.ac.uk/download/pdf/289878731.pdf
[4] Aswitami, N. G. A. P. (2017). ‘Pengaruh Yoga Antenatal Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil TW III dalam Menghadapi Proses Persalinan Di Klinik Yayasan Bumi Sehat’, Jurnal Kesehatan Terpadu, 1(1), pp. 1–5. doi: 10.36002/jkt.v1i1.155.
[5] Bingan, E. C. S. (2019). Pengaruh Prenatal Gentle Yoga dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Kesehatan, 10(3), 466–472. https://doi.org/10.26630/jk.v10i3.1505
[6] Cramer, H., Frawley, J., Steel, A., Hall, H., Adams, J., Broom, A., & Sibbritt, D. (2015). Characteristics of women who practice yoga in different locations during pregnancy. BMJ Open, 5(8). https://doi.org/10.1136/bmjopen-2015-008641
[7] Dewi, R. S., Erialdy, E., & Novita, A. (2018). Studi Komparatif Prenatal Yoga dan Senam Hamil terhadap Kesiapan Fisik. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 7(3), 155–166. https://doi.org/10.33221/jikm.v7i3.124 Eastwood, J., Ogbo, F. A., Hendry, A., Noble, J., & Page, A. (2017). The impact of antenatal depression on perinatal outcomes in Australian women. PLoS ONE, 12(1), 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0169907
[8] Fakhriyani, D. V. (2021). Peran Resiliensi Terhadap Kesehatan Mental: Penyesuaian Psikologis Selama Pandemi Covid-19. ICONIS: International Conference on Islamic Studies. https://conference.iainmadura.ac.id/index.php/iconis/article/view/133
[9] Fauziah, L., Purwono, R. U., & Abdurachman, M. (2016). Efektivitas Latihan Yoga Prenatal Dalam Menurunkan Kecemasan Pada Ibu Primigravida Trimester III. Magister Psikologi Profesi Fakultas Psikologi Universitas Padjajaran.
[10] Fauzy, R. and Fourianalisyawati, E. (2016). Hubungan antara Depresi dengan Kualitas Hidup pada Ibu Hamil Berisiko Tinggi The Relationship Of Depression With Quality Of Life In Pregnant Women At High Risk. Jurnal Psikogenesis, 4(2), 206–214. Media Informasi, Volume 19, Nomor 1,2023| 102 https://academicjournal.yarsi.ac.id/index.php/Jurnal-Online-Psikogenesis/article/view/350.
[11] Izzati, N., & Nurchasanah, Y. (2023). Pengaruh Pijat Punggung Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan: Evidence Based Case Report. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 3(3), 409–419. https://doi.org/10.34011/jks.v3i3.1210
[12] Magfirah, M., & Idwar, I. (2021). Pengaruh Endorphin Massage Terhadap Pengeluaran Asi Pada Ibu Post Partum. Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(3), 548–554. https://doi.org/10.33024/jkm.v7i3.4346
[13] Nisak, A. Z., Puspitasari, I., & Nisa, P. R. (2023). Efektivitas Kombinasi Pijat Endorphin Dan Audioanalgesik Untuk Menurunkan Nyeri Persalinan Kala I. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 14(2), 437–445. https://doi.org/10.26751/jikk.v14i2.2017
[14] Nurkhasanah, S. (2021). Pengaruh Endorphin Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif Persalinan di PMB. E Pekanbaru. Jurnal Prosiding SainTakes, 2(8), 232–241.
[15] Putria, N. C. M., Arinab, Y., & Priliac, U. F. (2023). Pengaruh Uprigt Position Terhadap Lama Kala I Fase Aktif Pada Primigravida. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 14(1), 132–141. https://doi.org/10.26751/jikk.v14i1.1610
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













